20 April 2015

VIDIO KEREN PARA TRACKER DI DALAM LUMPUR

Aksi para tracker minggu kemarin (19/4/15) di jalur Langkan.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan ketika hari minggu salah satunya adalah grastrack yang biasa dilakukan oleh para pemuda di Br.Langkan yang menamakan dirinya GASAK TRACER.
Vidio by Bayu

Mereka bermain di seputaran sungai lengkap dengan lumpurnya seperti yang nampak pada vidio ini....

18 April 2015

Kisah Bocah 4 Tahun yang Masih Pakai Akik hingga Akhir Hayat

Kisah Bocah 4 Tahun yang Masih Pakai Akik hingga Akhir Hayat

Balibangol - Chandra (4), bocah yang tewas dalam mobil di Kawasan Rawa Bunga, Jakarta Timur adalah salah satu anak juragan batu akik yang ikut terbawa demam batu Akik. Bahkan hingga Akhir hayatnya, dia masih memakai cincin yang terdapat batu mulia itu. Kecintaan Chandra pada batu akik ini dibenarkan oleh Nano, seorang penjaga warung yang sering bercanda dan mengajak anak juragan batu akik itu.
 "Dia memang suka batu, mungkin karena orangtuanya juga berdagang batu," kata Nano saat diwawancarai wartawan, Sabtu, 18 April 2015. Menurut Nano, Chandra dikenal sebagai anak yang aktif dan juga rajin karena beberapa kali terlihat membantu kedua orangtuanya. "Anaknya aktif dan kadang juga nakal, namanya juga anak-anak ya biasalah. Kadang suka bantuin juga kalau orangtuanya berdagang. Kemarin sore juga sempet bercanda juga sama saya karena susah disuruh mandi," tambah Nano mengenang. Seperti yang telah diketahui, Jumat pagi kemarin, 17 April 2015, sekitar pukul 05.00 WIB satu keluarga ditemukan tewas di dalam mobil di Jalan Bekasi 1 RT 6 RW O3, Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Para korban yang tewas tersebut ialah Desti (38), Buyung Haryanto (47) dan anaknya Chandra (4). Jenazah Desti dan Chandra sekarang sudah dibawa ke Bengkulu untuk dimakamkan. Sementara Jasad Buyung Haryanto masih berada di RS Polri Kramat jati untuk dilakukan autopsi. Dan diperkirakan hasil dari autopsi baru keluar dua Minggu.



Siti Ruqoyah, Anwar Sadat
 © VIVA.co.id

Dibanderol Rp 20 M, Batu Cincin Ini Sampai Dikawal Polisi

SABTU, 18 APRIL 2015 | 09:00 WIB Batu mulia Serendibite saat disinari dengan lampu dalam pameran dan kontes batu mulia di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, 17 April 2015. Batu berwarna hitam tersebut mampu mengeluarkan warna hijau kekuningan hingga hijau kebiruan dan violet saat disinari. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Dibanderol Rp 20 M, Batu Cincin Ini Sampai Dikawal Polisi 

Madiun - Lim Saputra, 28 tahun, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, membanderol batu mulia berjenis serendibite dengan kadar karat 4,85 miliknya dengan harga Rp 20 miliar. Batu itu telah dipoles dan siap diletakkan pada tempatnya alias emban cincin. "Harga tersebut terbilang murah karena harga per karat secara internasional Rp 24 miliar," kata Lim, ketika ditemui saat pameran dan kontes batu mulia Jawa Timur di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, Jumat sore, 17 April 2014. Tingginya harga yang dipatok itu, menurut dia, karena serendibite termasuk batu mulia langka di dunia. Bahkan, hanya bisa ditemukan di Sri Lanka dan Myanmar Utara. Adapun keunikannya memiliki penyerapan cahaya yang sangat tinggi. Saat disenteri, serendibite mampu mengeluarkan warna hijau kekuningan hingga hijau kebiruan dan violet pada permukaannya. Karena nilai jual dan keunikan yang tinggi, Lim khawatir ada pihak yang berniat jahat saat serendibite dibawa dari rumahnya menuju lokasi pameran batu mulia. Ia sengaja meminta pengawalan aparat Satuan Brigade Mobil Detasemen C Pelopor Madiun. Selain mengawal, dua petugas dengan dilengkapi senjata api juga menjaga batu mulia yang telah mengantongi sertifikat dari Asian Institute of Gemological Science (AIGS) di lokasi pameran. "Batu ini sangat bernilai dan langka, maka saya meminta pengawalan dari Brimob untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Lim yang juga pemilik usaha penjualan aksesoris mobil. Dalam pameran dan kontes batu mulia itu, Lim berencana melelang batu serendibite miliknya. Apabila ada yang berminat dan membeli sesuai harga yang dipatok, batu langka itu akan dilepas. "Kalau tidak ada enggak masalah karena niat utama saya memberikan edukasi kepada warga tentang adanya batu langka di dunia," ujar dia. Hubungan masyarakat pameran dan kontes batu mulia Jawa Timur Indra Budi mengatakan bahwa batu serendibite sengaja diikutkan dalam acara tersebut untuk menarik perhatian pengunjung, sehingga tingkat penjualan dari beragam batu mulia yang ikut pameran tinggi. "Kalau batu serendibite sifatnya hanya untuk eksibisi," kata dia. Menurut Indra, pameran dan kontes batu mulia itu berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 16 April 2015 hingga Ahad, 19 April 2015. Dalam kegiatan tersebut disediakan 106 stan yang diisi oleh perajin dan penjual batu mulia dari beberapa daerah seperti Jakarta, Bali, dan kabupaten/kota se-eks Karesidenan Madiun.






NOFIKA DIAN NUGROHO
Tempo.co

Mayat Tanpa Kepala Kampih di Bibir Pantai Labuan Aji

Mayat Tanpa Kepala Kampih di Bibir Pantai Labuan Aji 

Singaraja, – Sesosok mayat tanpa identitas, ditemukan dipesisir Pantai Labuan Aji Desa Temukus Kecamatan Banjar Buleleng. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Sontak penemuan tersebut, membuat warga sekitar geger.
Mendengar informasi tersebut, Tim pencari dari Orari dan Basarnas, langsung menuju ke lokasi penemuan mayat. Saat ditemukan, mayat tersebut terapung 2 meter dari bibir pantai. Kondisi mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut, kondisinya sudah tidak utuh lagi, yang tersisa hanyalah tulang tangan, tulang paha dan tulang bokong yang masih utuh. Sementara bagian kepalanya sudah tidak ada. “Saat habis penyisiran di sungai Banyuasri kami dicalling untuk ke Barat. Jenazahnya sudah habis, hanya tersisa beberapa bagian saja,” ujar seorang penemu dari Tim Orari Komang Suardika Adi Putra. Mayat tersebut akhirnya dibawa ke ruang jenazah RSUD Buleleng untuk segera divisum. “Mayatnya itu sekitar sudah satu bulan lebih lamanya, karena kondisinya sudah sangat hancur. Kalau 6 hari kondisinya cuma bengkak saja. Prediksi kami itu memang bukan Doglas,” jelas Adi Putra. Mayat tersebut sempat diduga adalah Doglas, yang merupakan korban hanyut di Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Buleleng, saat berusaha menolong wisatawan beberapa waktu lalu. Mendengar informasi tersebut, keluarga Doglas, akhirnya mendatangi RSUD Buleleng untuk memastikan, apakah mayat tersebut Doglas atau bukan. Namun setelah dipastikan, ternyata mayat tersebut bukan Doglas. Sebab, adik Douglas mengaku, melihat saat Doglas hanyut diketahui tanpa mengenakan baju. Sedangkan mayat tersebut, saat ditemukan masih mengenakan baju berwarna abu-abu dan celana berwarna merah. “Itu bukan bli kelet (Doglas, red), soalnya waktu itu dia tidak pakai baju. Bukan kayaknya itu,” ujar adik Doglas dengan yakin, setelah melihat kondisi mayat tersebut. Setelah memastikan, mayat tersebut bukan Doglas, akhirnya keluarga Doglas meninggalkan Rumah Sakit. Mereka pun masih tetap berharap, agar Doglas bisa ditemukan, meskipun mereka sudah yakin kondisi Doglas sudah tidak bernyawa lagi. “Kami berharap saja pada ican Bhatara yang diatas, kalau memang bisa ditemukan supaya jalannya dipermudah, kalau tidak, tentu kami tidak bisa apa, karena yang mengatur itu tuhan. Tapi, kalau memang tidak bisa ditemukan, kami akan tetap lakukan upacaranya sambil metuunang (mempertanyakan secara Niskala, red),” pungkas Sepupu Doglas bernama Putu Sri. (KR2/SB)



Cp (suarabali.com)

17 April 2015

Pilkada 2015 Digelar, KPUD Diminta Jaga Integritas

Pilkada 2015 Digelar, KPUD Diminta Jaga Integritas

Jumat, 17 April 2015 |
Jakarta - Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2015 resmi dibuka oleh Ketua KPU Husni Kamil Manik di gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/4).
Dalam kata sambutannya, Husni meminta kepada anggota KPU Daerah (KPUD) agar menjaga integritas pribadi selama proses tahapan pilkada. "Dalam rangka konsolidasi KPUD, bagaimana penyelenggara menjaga integritas pribadi yang menjadi sokoguru," kata Husni.
Setiap penyelenggara merupakan duta dari penyelenggara itu sendiri secara keseluruhan. Husni mengatakan berdasar pengalaman KPU selama menyelenggarakan pemilu, satu orang saja anggota yang melanggar Undang-undang, akan membuat citra KPU buruk secara keseluruhan. "Kami memiliki kode etik yang disepakati bersama Bawaslu dan DKPP, juga ada fakta integritas yang ditandatangani oleh seluruh komisioner dan anggota baik di pusat maupun daerah," ujarnya. Husni menegaskan, kalau nantinya di tengah proses tahapan pilkada terdapat penyimpangan yang dilakukan individu penyelenggara, KPU mendorong agar oknum tersebut segela ditindak.




Berita satu
Hizbul Ridho/EPR

CARA UNIK ROJAK menepel plastik layangannya

Hore.. musim layangan telah tiba

itulah kata - kata yang keluar dari mulut rojak ketketika di temui di lapangan tempat dimana anak-anak biasa bermain layangan.

ROJAK
Langkan- dua hari lalu saya sempat bertemu dengan Rojak begitu nama panggilan keren nya, ia sedang sibuk menyervis layangannya ketika di tanya katanya musim layangan telah tiba ia sudah bikin layangan dari bahan plastik sebanyak lima buah tapi ada yang unik dengan cara dia menempelkan plastiknya pada layangan kalau anak - anak lain biasanya menempelkan nya dengan lem atau dupa sebagai alat perekat tidak demikian dengan Rojak, ia mengambil sebuah bongkahan batu kecil cukup dengan segenggam nya kemudian menaruh layangannya di atas permukaan yang kasar biasanya di atas lantai dari semen yang kasar bahkan bisa juga di atas aspal yang agak kasar memng tidak sulit untuk menemukan aspal yang kasar di desa kami,  hehe kemudian memukulkan batu tersebut ke arah layangannya di antara dua permukaan plastik yang akan di sambungkan, hasilnya pun bisa dilihat plastik merekat dengan kuat dan layangannya pun siap di naikan kembali.
Dikalangan anak - anak seumuranya rojak masih kelas lima SD bersekolah di salah satu sekolah negeri di lingkungannya memqng sangat piawai membuat layangan meskipun kata rapi tidak pernah tersemat dalam layangannya tapi jangan diragukan masalah naiknya orang dewasa banyak yang heran apapun bentuk layangannya pasti bisa naik meskipun tanpa bentuk yang jelas.
Ia pun sangat sosil kepada kawan kawannya saat bermain bersama ia rela mematau layangan teman-temannya kalaupun ada layangan yang lepas dia beradan di barisan depan untuk mengejarnya guna menolong yemannya itu.
Itulah sedikit tulisan tentang kreatifitas permainan anak-anak di desa kami yang semua mereka lakukan tanpa beban dan penuh riang gembira.

13 April 2015

MACET DI JALUR BATUR BESAKIH, jalan di banjar Langkan pun menjadi alternatif

Jalan langkan menuju pengotan menjadi alternatif pemedek.

Photo by mira
Hari hari libur terutama hari sabtu dan minggu adalah hari yang paling banyak di manfaatkan para pemedek untuk tangkil ke pura Batur dan Besakih dalam piodalan ida batara turun kabeh di Batur dan Besakih purnama kedasa yang setiap tahunnya selalu di laksanakan.
Minggu kemarin 12/4/15, tak seperti biasanya jalan di Br.Langkan menjadi ramai dilewati kendaraan pribadi, banyaknya pemedek yang tangkil ke pura Batur dan Besakih membuat macet di seputaran jalan lintas utara tepatnya dari penelokan menuju besakih melalui jalur Suter membuat para pemedek mengambil jalur alternatif yaitu jalan Br.Langkan yang menuju Pengotan. Memang jalur ini adalah jalur pedesaan yang memutar atau memotong jalur tersebut pas pada pertigaan ke tiga dari arah pura batur dan pertigaan ke dua dari arah pura Besakih di kawasan hutan Suter, jarak yang sedikit jauh karena harus memutar ke arah selatan dan kondisi jalan yang tidak begitu bagus mampu sedikit mengurai kemacetan. Banyaknya pemedek terutama anak anak sekolah yang cendrung memakai bus besar membuat aluan jalan di seputaran hutan suter tak muat menampungnya dikarenakan banyaknya tikungan tajam hal itulah yang membuat mobil kecil atau mobil pribadi dan sepeda motor di alihkan ke jalan  di Br Langkan dan ini bisa di lalui dua arah Batur-Besakih atau Besakih-Batur...

Semoga bermanfaat bagi kalian yang terjebak kemacetan di seputaran hutan Suter...

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...