5 October 2015

KPU Awasi Kampanye di Koran dan Televisi

Balibangol news, Denpasar, -KPU Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan  Pemberitaan, Penyiaran, dan Kampanye Iklan di Media.  Ini terkait dengan pengawasan ketat yang akan diterapkan terhadap media cetak dan televisi.

Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, kampanye diharapkan berjalan tertib. “Untuk pemberitaan dan penyiaran dimulai 3 hari sejak pasangan calon ditetapkan hingga 3 hari sebelum masa tenang. Tapi kalau untuk iklan kampanye, dimulai sejak 14 hari sebelum masa tenang.” Jelasnya.

Durasi penyiaran untuk  media televisi dibatasi 30 detik perpasangan calon dan untuk radio 60 detik. Penayangannya maksimal 10 kali penayangan.” Ini akumularif, artinya jika dia memiliki dua atau 2 jenis iklan, jadi akumulatifnya saja yang disampaikan ke kita dari segi durasi dan spotnya saja,” jelas Raka Sandi seusai mengelar Rapat Koordinasi di Kantor KPU Provinsi Bali, Senin, 05 Oktober 2015.

Terkait sanksi apabila ada pihak yang melanggar , akan sesuai dengan hasil kesepakatan dan UU yang berlaku. Apabila yang melanggar adalah pasangan calon, sanksi nantinya berdasarkan dari rekomendasi Bawaslu yang akan ditindak lanjuti oleh KPU. Sedangkan untuk lembaga penyiaran yang melakukan pelanggaran, maka yang memberi sanksi adalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Menurut Raka Sandi, hal pokok yang perlu diwaspadai yakni pelanggaran iklan kampanye. “Yang perlu dicegah adalah pelanggaran iklan kampanye, karena sanksinya berat. Jika ada tim kampanye atau pasangan calon yang melanggar ketentuan, sudah diperingatkan tapi tidak dihiraukan, maka sesuai perundangan-undangan akan didiskualifikasi,” tegas Raka Sandi.

Sementara itu, Ketua Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Anak Agung Rai Sahadewa mengatakan pihaknya mengamankan apa yang menjadi keputusan dari rapat koordinasi tersebut. “Kami siap mengamankan bagaimana yang tertuang dalam PKPU No. 7 Tahun 2015 tentang Pelaksaan Pemberitaan, Penyiaran, dan Iklan Kampanye di Lembaga Penyiaran,” ujar Sahadewa.

Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Bawaslu Bali, KPID Bali, Komisi Informasi Publik (KIP) Bali, Panwaslu se-Bali, KPUD se-Bali, dan Tim Kampanye Pasangan Calon itu juga sudah  gugus tugas yang secara teknis sebagai koordinasi masing-masing lembaga penyiaran terkait pengawasan penyiaran dan  iklan kampanye. (sumber)

Mengapa Kita Harus Meyakini Tuhan?

IDA PANDITA MPU JAYA ACHARYA NANDA
Balibangol news - Dalam Hindu, tubuh manusia dikontruksi dari panca maha bhuta, alam pikiran atau cita, dan aspek psikis.
Selain itu tubuh kita juga dikontruksi berdasarkan perspektif utuh kasat mata dunia fenomena yang disebut dengan roh atau sang hyang atma.
Hukum causa prima adalah penyebab dari semua yang ada.
Ini berlaku bagi yang menganggap bahwa semua berasal dari sebuah zat yang disebut dengan Tuhan.
Mengapa kita harus meyakini adanya Tuhan?
Jawabannya, karena tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa penyebab.
Ada yang menyatakan Tuhan mengatur segalanya, sehingga penderitaaan manusia diatur oleh Tuhan.


Namun apabila cobaan yang dihadapi manusia sudah sampai di ambang batasnya, maka manusia mulai mempermasalahkan Tuhan.
Saat seperti inilah manusia memiliki persepsi yang beda.
Melihat realita, manusia melihat manusia lainnya yang hidup berlumuran dosa kok masih sehat, nyaman, aman dan bahagia.
Sebaliknya bagi yang bersungguh-sungguh berbuat kebaikan, justru cobaan yang terus diterima.
Tuhan pun lalu mendapat stereotip berlaku tidak adil terhadap ciptaannya.
Di situ letak titik pangkal keragauan tersebut.
Manusia cepat mengambil kesimpulan dan membangun opini bahwa Tuhan itu tidak adil.


Sejatinya kita tidak perlu mengkambinghitamkan Tuhan.
Tuhan memang menciptakan segala-galanya. Ingatlah dengan karma.
Tuhan melahirkan hukum alam atau Rta untuk menegakkan hukum karma di dunia ini.
Namun manusia melakukan pertentangan dengan hukum tersebut.
Bagaimana bisa dia bahagia? Terlebih menentang hukum Rta.
Tuhan tidak terlibat langsung dalam urusan penderiataan manusia.
Jika kita mau berjalan pada jalur yang benar, maka kita tidak akan menerima penderitaan.


Masalahnya, manusia banyak melakukan pelanggaran.
Aksi pelanggaran akan menimbulkan reaksi, itulah yang menyebabkan derita.
Ada juga cara pandang yang terlalu berlebihan terhadap realita.
Kadang Tuhan memberikan wangsit melalui penderitaan agar manusia sadar dengan kesalahannya.
Namun, manusia justru menganggap itu sebagai hal yang buruk, atau akhir dari sebuah kehidupan. Bangun pikiran yang positif.(sumber)



4 October 2015

Langkan, Gagal ajak Krama Pulang untuk di lukat Warga tetap aturkan Banten Pelukatan

Warga dan tokoh masyarakat saat mediasi
Balibangol news, Setelah beberapa hari 10 warga banjar Langkan dititipkan Di polsek Bangli hari ini dijemput oleh prajuru Desa Pekraman Langkan, namun setelah mendapat pengarahan yang dilaksanakan di Mapolsek Bangli minggu(4/10) akhirnya warga yang dititipkan belum boleh di bawa pulang ke Langkan karena masih ada beberapa tahapan.
Kapolsek saat memberikan pengarahan kepada warga

Dalam mediasi siang tadi, menurut Kapolsek Bangli Kompol Ketut Widia bahwa mulai hari ini kesepuluh warga ini telah menjadi titipan pemerintah Kabupaten Bangli karena penyelesaiannya akan diselesaikan oleh pihak pemerintah Daerah.
Warga yang ikut dalam mediasi

Sementara itu menurut Kelihan Dusun Br. Langkan Nyoman Sunarsa menyatakan Bahwa penjemputan mereka yang di titipkan beberapa hari yang lalu untuk segera bisa pulang ke Langkan karena akan di adakan upacara pelukatan yang ditujukan untuk menyucikan diri baik untuk krama banjar maupun yang dititipkan.
Warga saat menuggu mediasi dimulai

" tiang minta krama Banjar Sampunang membuat sesuatu yang nungkin menjadi masalah atau berbuat profokatip karena tujuan kità semua baik untuk masyarakat cuma sampai saat ini belum menemui titik temu" tambah Narsa saat memimpin rapat Di Langkan.(wi/bb)

3 October 2015

Langkan, Hari Ini Masyarakat ngiring Ida Betara Melancaran

Balibangol news, BANGLI,- Beberapa masyarakat Langkan nampak ngayah dngan tulus iklas, hari ini sabtu(3/10) masyarakat ngiring Ida Betara melancaran ke Baji (salah satu pasemetonan Ida) tidak seperti biasanya hari ini semua berjalan lancar tanpa ada yang kerauhan seperti sebelumnya ketika ngemedalang ida betara.

Mungkin kah karena Langkan sudah bersih dari pengaruh negatif?
Mungkin saja, karena sebelum adanya pengamanan warga yang dituduh mempunyai pengaruh negatif di laksanakan setiap ngemedalang ida betara menjadi kacau bukan hanya remaja yang kerauhan kerama banjar juga merasakan kekuatan magis yang luar biasa.

Menurut pemantauan diLapangan hari ini masyarakat terlihat sangat gembira dan menyambutnya dengan penuh tulus iklas.

Setelah sebelumnya sempet ada peristiwa yang di luar pemikiran mereka. Langkan tidak pernah mencekam seperti apa yang diberitakan selama ini.

Bahkan warga yang selama ini diamankan di luar desa tidak akan dikucilkan melainkan akan di dorong oleh beberapa jero mangku untuk mempunyai niat tulus iklas, tidak dendam dan kembali pada jalur- jalur yang telah ditentukan oleh Ida Betara.

Tidak ada kekerasan semua akan diselesaikan secara kekeluargaan dan bantuan niskala untuk mengembalikan nama baik di masyarakat, Tetapi ingat harus mulai dari dalam hati kecil untuk tulus iklas.
Penulis-I Wayan Wiyana

Nyenyak Tidur Masyarakat Langkan Didatangi kerama Kayubihi

Krama Pucangan
Balibangol news, BANGLI,- Malam Semakin Larut Masyarakat mulai melaksanakan pekemitan di lingkungan Pura, sontak masyarakat terjaga karena banyak masyarakat Kayubihi dan Pucangan sudah ramai disamping mereka.

Masyarakat Kayubihi dan Pucangan datang ke Langkan Dengan ngiring ida Betara

Menurut Kelihan Dinas Pucangan I Wyan Sudirman(32) sabtu dinihari (3/10) menyatakan bahwa Ida Betara di Pucangan dan Kayubihi harus segera di iring ke Langkan karena banyak masyarakat yang kerauhan dan harus segera ngiring ke Langkan.

"Tiang heran tiang niki wawu wusan nyineb seantukan ring Kayubihi wenten Karya ageng akeh panjak ketapak rahine sane mangkin harus ngiring keLangkan" tambah Dirman.

Inilah keanehan yang terjadi yang selama ini sudah sering mendapat pawisik tentang hal ini.

Di Langkan sendiri pawisik tentang ini memang sidah sering terjadi tetapi masyarakat Langkan tidak menyangka secepat ini.(wi/bb)

2 October 2015

AKTIVITAS MASYARAKAT LANGKAN MULAI NORMAL

Br. Langkan
Balibangol news, BANGLI,- Setelah ramai diberitakan di media masa baik cetak maupun media online, penangkapan warga yang diduga leak yang disertai barang bukti di Br. Langkan, kini masyarakat mulai beraktivitas secara normal banyak masyarakat pagi ini sudah mulai ke pasar, ke ladang, dan kendaraan sudah nulai rame di jalanan.

menurut salah satu masyarakat  bu Wayan Dame(45) mengungkapkan Jumat (2/10) pagi ini ia sudah berani ke pasar dan seperti biasa sudah tidak ada lagi perasaan apa- setelah sebelumnya sempat di hantui rasa was was.

"Tiang baru habis dari pasar beli perlengkapan rumah tangga dan sedikit membeli alat-alat canang pagi ini saya nerasa nyaman untuk nelakukan aktivitas seperti biasa" tambahnya dalam bahasa bali.

Memang tidak ada yang perlu ditakuti dalam kehidupan kita sebagai manusia selain kebesaran Ida Sanghyang Widhi Wasa( Tuhan Yang Maha Esa). Karena kita hidup sudah pada jalurnya dan jangan coba-coba keluar jalur, dan tulus iklas tidak dendam adalah kuncinya menurut Jero Mangku werdana saat memimpin rapat kemarin kamis(1/10).(wi/bb)

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...