24 April 2016

Vidio, Ini Pesan Arya Wedakarna Untuk Masyarakat Bangli Saat Hadiri Acara Bangkitnya Bangli Di Lapangan Kapten Muditha

Balibangol news, BANGLI, -Selain memberikan pidato di acara Bangkitnya Bangli di Lapangan Kapten Muditha Bangli pada sabtu (23/04),  dia juga sempat Meninjau para pedagang asli Bali yg kehilangan tempat berjualan karena terbakarnya pasar Kidul Bangli beberapa tahun lalu, bersama Ngakan Kuta Parwatha (Ketua DPRD Bangli/F.PDIP). Menurut beliau.  
'' Astungkara 90 persen yg berjualan adalah orang Hindu dan asli Bangli. DPD RI akan kawal agar setiap pedagang asli Bangli mendapatkan hak haknya. Terimakasih Forum Bangkitnya Bangli sudah menemani. Ngiring meblanja ring warung Sukla, warung yg ada plangkiran dan semeton Bali.
Dalam Pidatonya ia pun mengajak masyarakat Bangli Pejabat Bangli untuk Bergotong Royong membangun Bangli menata kembali tempat-tempat wisata,  Pura yang menjadi tempat krama bersebahyang.
 berikut vidionya>>>

23 April 2016

Kesetrum Saat Pasang Kabel Internet,Buruh Terpental jatuh Dari Ketinggian 8 Meter

Malik saat dirawat di IGD RSUP Sanglah, foto-Semetonnews

Balibangol news, BADUNG, - Malik (20), warga asal Jember, Jawa timur ini dilarikan oleh rekannya ke RSUP Sanglah. Pria yang sehari-hari bekerja memasang kabel internet ini malah tersetrum arus listrik tengangan tinggi.

Kejadian ini bermula saat ia mendapatkan tugas untuk memasang kabel internet di kawasan Seminyak, Badung Selatan. Setelah menaiki tangga dan akan memasang kabel, tanpa disengaja tangan korban menyentuh kabel listrik. Dalam hitungan detik, pria itu tersengat dan terjatuh dari ketinggian kurang lebih 8 meter.

"Dahinya mendarat duluan, tapi untungnya hanya mengalami luka sedikt" ujar Sodik, rekan kerja Malik di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (23/4/2016).

Setidaknya, dewi fotuna masih menyertai Malik. Dalam kondisi tersengat kabel tegangan tinggi, ia terjatuh dengan posisi kepala di bawah pada ketinggian 8 meter. Hebatnya, Malik masih sempat bernafas panjang dan tidak sampai pingsan. Pun pada akhirnya ia harus tetap dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini, korban masih mendapat perawatan intesif di IGD RSUP Sanglah.(sumber)

Ada-ada Saja Kelakuan Bule Ini, Ketahuan Ngutil CD Hampir Di Amuk Warga

turis asal amerika ini saat digelandang polisi usai ngutil Cawet. foto-Semetonnews

Balibangol news, GIANYAR, - Seorang turis asing, Noah Perdue (31) terpaksa diamankan anggota buser di kawasan Ubud Gianyar. Itu setelah pria berkebangsaan Amerika ini kedapatan mencuri sebuah celana dalam pada sebuah artshop di Jalan Monkey Forest Ubud.

Saat dikejar warga dan pecalang, Noah sempat sembunyi ke sebuah bungalow.‎

" Saya curiga, tamu ini mengambil dua celana dalam, tapi dia cuma mengaku cuma mengambil satu , saat hendak bayar di kasir. Setelah saya periksa tasnya,  dia langsung kabur, " terang pelayan toko,  Kadek Setia, Jumat (22/4/2016).

Kadek pun berteriak maling dan pelaku dikejar warga. Tak bisa berkutik, pelaku  sempat menyerah. Namun,  setelah diajak berbicara, pelaku kabur lagi ke arah sebuah penginapan.

Warga , pecalang dan aparat buser Polsek Ubud,  sempat kesulitan mencari pelaku. Hingga akhirnya pelaku didapati sembunyi di sebuah tower penampungan air

Oleh anggota buser pelaku langsung diamankan ke mobil polisi dan dibawa ke Mapolsek Ubud.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku tidak tau  apa yang telah diperbuatnya. Dia mengaku  baru sadar saat ditangkap warga.  Kalaupun dia berbuat salah, dia meminta maaf dan minta di bebaskan.

"Tomorrow , I back to Amerika. Please, lets me go, "pintanya kepada petugas.

Kapolsek Ubud, Kompol I Ketut Widiada menyebutkan, pihaknya baru mencatat identitas pelaku.  Dan untuk pemeriksaan lebih lanjut, akan diserahkan ke Mapolres Gianyar. "Maaf nanti silahkan minta informasi lebih lanjut ke Polres," ucapnya. (sumber).

22 April 2016

Lapas Krobokan Memanas, Napi Tolak Tersangka Bentrokan Jalan Tengku Umar



Balibangol news, DENPASAR – Tersangka bentrokan di Jalan Tengku Umar tidak diterima di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Denpasar (Lapas Kerobokan).

Anggota kepolisian Kota Denpasar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sekira pukul 16.00 Wita pelaku kasus bentrokan di Jalan Tengku Umar yang diketahui anggota organisasi masyarakat Laskar Bali dilimpahkan ke kejaksaan dan dititipkan di Lapas Kerobokan.

Namun, pihak lapas tidak menerima tahanan dari Laskar Bali. Alasannya, semua ketua kelompok masing-masing blok di dalam Lapas Kerobokan sepakat tidak menerima para tersangka tersebut.

"Napi yang di dalam tidak mau terima tahanan dari anggota Laskar Bali," katanya, Kamis 21 April 2016.

Ia mengatakan, dengan tidak diterimanya tahanan Laskar Bali di Lapas Kerobokan, sekira pukul 17.00 Wita Sekjen Laskar Bali, I Ketut Ismaya datang ke sana untuk bernegosiasi agar temannya diterima.

Sekira pukul 20.00 Wita, tersangka bentrokan di Jalan Tengku Umar tersebut diberikan masuk ke dalam lapas.

Saat itu salah satu Ketua Blok H Tu Arya, narapidana kasus pembunuhan yang anggota ormas Baladika, tidak terima dengan mereka masuk ke Lapas Kerobokan.

Situasi terkini sekira pukul 00.10 Wita Lapas Kerobokan masih memanas. Semua anggota kepolisian dari Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Badung masih di dalam Lapas Kerobokan. (sumber)

21 April 2016

Hari Kartini, Wanita di Kuta Bali Surfing Pakai Kebaya



Balibangol news, KUTA - Dalam memperingati Hari Kartini, puluhan surfer wanita di Bali mengenakan baju kebaya, di Pantai Kuta, Bali, Kamis (21/4/2016) sekira pukul 16.30 Wita.

Para wanita ini tampak anggun dan cantik, mengenakan kain kebaya. Jika biasanya wanita ini menggunakan pakaian renang selama surfing, kini, menggunakan kebaya membuat surfing mereka terlihat berbeda.

Meskipun memakai baju kebaya, dan memakai bawahan jarit atau rok, hal tersebut tidak menyulitkan mereka untuk 'berlenggak-lenggok' di atas ombak pantai.

Para wanita ini masih bisa berdiri tegak di papan seluncurnya mereka masing-masing, tidak tampak kesulitan sedikit pun di benak mereka. Dengan deburan ombak, para wanita mudah melancarkan aksinya hingga ke tengah laut.

Seperti diketahui, 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Salah satu surfer, Arini mengaku agak kesulitan ketika surfing menggunakan kebaya. “Agak sulit sedikit, tapi tidak ada masalah, karena ketika kami main, rok kita naikkan sedikit,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, selama ini perempuan hanya dianggap hanya bisa memasak, dan di rumah saja, namun kali ini para perempuan mau menunjukkan, meski memakai kebaya, wanita ini masih bisa tetap eksis melakukan pekerjaan laki-laki. (sumber)

Dipanggil Kejaksaan, Koruptor di Medan Pilih Gantung Diri


Balibangol news,  – Darul Azli, terpidana kasus korupsi kredit fiktif BNI 46 senilai Rp117,5 miliar pada 2013, ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, di Jalan Pelajar, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara, Rabu, 20 April 2016.

Dari tempat kejadian, polisi menemukan almarhum sudah tak bernyawa, dengan kondisi leher terlibat seprai yang digantungkan di kusen pintu kamarnya.

Kemudian, petugas Polsek Medan Area yang berkoordinasi dengan tim identifikasi Mapolresta Medan. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, polisi menemukan barang bukti satu surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Medan dengan perihal pelaksanaan putusan Mahkamah Agung atas nama terpidana Darul Azli, seprai dan baju almarhum.

"Kita ketahui dari surat yang ditemukan itu, korban dipanggil dalam kasus tipikor status terpidana. Kalau dugaan bunuh diri ini kita belum tahu," ungkap Kapolsek Medan Area, Kompol M. Arifin di kantornya, Medan, Sumatera Utara.

Korban diduga nekat mengakhiri hidup karena stres menghadapi kasus korupsi yang menjeratnya. Terakhir diketahui, korban pada Selasa malam, 19 April 2016, menerima surat panggilan untuk dilakukan eksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Kamis mendatang, 21 April 2016. Setelah itu, korban tidak ke luar dari kediamannya.

"Dari keterangan saksi, diperkirakan korban bunuh diri sekitar pukul 02.00 WIB. Terkait hal ini kita koordinasi dengan pihak BNI dan pihak kejaksaan. Sementara, surat itu sudah kita amankan," tambah Arifin.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Medan, Haris Busllah, menjelaskan pihaknya juga telah menerima laporan kematian Darul Azli. "Memang sudah ada laporannya, kami juga sudah tahu," katanya di kantornya, Medan.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Permata Bunda, Medan. Rencananya jenazah akan dibawa ke Padang melalui Bandara Kualanamu untuk dikebumikan di kampung halamannya.

Untuk diketahui, Darul Azli merupakan satu diantara tiga staf BNI Cabang Medan, yang menjadi terpidana kasus korupsi kredit fiktif senilai Rp 117,5 miliar.

Di Pengadilan Tipikor Medan, dia dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 1 bulan kurungan. Pada tingkat banding, majelis hakim Pengadilan Tinggi Medan menambah hukumannya menjadi 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Keberatan terhadap putusan itu, Darul Azli mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun, Hakim Agung menolaknya dan justru menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Medan.

Selain Darul, yang ketika itu merupakan Pimpinan Kelompok Pemasaran Bisnis BNI Cabang Jalan Pemuda, dua staf BNI lain di kasus ini adalah Radiyasto dan Titin Indriani.

Radiyasto merupakan Pimpinan Sentra Kredit Menengah (SKM) BNI Cabang Jalan Pemuda. Sedangkan Titin Indriani menjabat Relationship BNI SKM Medan.

Darul, Radiyasto dan Titin dinyatakan bersalah karena menguntungkan orang lain melalui analisa kredit sebesar Rp133 miliar untuk pembelian kebun kelapa sawit dan Pabrik kelapa sawit atas nama PT Bahari Dwi Kencana Lestari (BDKL).

Dalam pengajuan kredit tersebut Boy Hermasnyah selaku direktur utama PT Bahari Dwi Kencana Lestari (BDKL) memberikan jaminan sertifikat HGB 02, tertanggal 18 Agustus 2005. Ternyata sertifikat itu masih diagunkan di Bank Mandiri. Majelis hakim sepakat bahwa analisa kredit tidak dijalankan sesuai prosedur, sehingga memberikan keuntungan ilegal buat Boy Hermansyah.sumber-viva.co.id



20 April 2016

Gejala-gejala Tanaman Kekurangan Unsur Hara

foto ilustrasi menaikan PH Tanah
Balibangol news, PERTANIAN, - Seperti telah kita ketahui bersama, tiap-tiap unsur hara mempunyai fungsi tersendiri dan mempengaruhi proses-proses tertentu dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Jika terjadi kekurangan salah satu unsur, maka fungsi tersebut akan terganggu pula.

Bila salah satu atau beberapa unsur hara tidak berada dalam jumlah yang cukup atau salah satu unsur berlebihan sedangkan lainnya sangat kurang, maka tanaman akan menunjukkan gejala-gejala kekurangan unsur hara.

Gejala-gejala kekurangan unsur hara cepat atau lambat akan terlihat pada bagian-bagian tanaman seperti pada daun, cabang, batang, bunga, buah atau bahkan pada seluruh bagian tanaman. Ada tanaman yang cepat sekali menunjukkan tanda-tanda kekurangan dan ada pula yang lambat.Pada umumnya pertama-tama akan terlihat pada bagian-bagian tanaman yang melakukan  kegiatan fisiologi terbesar yaitu pada bagian diatas tanah terutama pada daun-daunnya, misalnya terjadi perubahan warna, kematian jaringan, timbulnya bentuk-bentuk yang tidak normal, dan sebagainya.

Pengamatan gejala-gejala kekurangan hara dalam prakteknya tidak mudah dikenali sebab seringkali kabur dengan adanya gejala-gejala gangguan hama atau penyakit. Pengamatan dengan membuat foto berwarna atau slide akan sangat membantu dalam mengenal gejala-gejala kekurangan unsur hara tanaman.
Bila tidak ada factor-factor lain yang mempengaruhi, gejala-gejala atau tanda-tanda kekurangan unsur hara pada tanaman dapat diuraikan secara singkat seperti dibawah ini.
Kekurangan Nitrogen (N)

  •  Daun menjadi hijau kekuningan sampai menguning seluruhnya,
  • Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil,
  • Daun tua warnanya kekuningan, dan pada tanaman padi-padian warnanya kekuningan ini dimulai dari ujung terus menjalar kebawah melalui tulang tengah daun. 
Pada keadaan kekurangan N yang parah, daun menjadi kering mulai dari bagian bawah terus kebagian atas.
Kekurangan Fosfor (P)


  • Keadaan perakaran tanaman sangat kurang dan tidak berkembang,
  • Dalam keadaan kekurangan P yang parah, daun, cabang, dan batang berwarna ungu,
  • Hasil tanaman yang berupa bunga, buah dan biji merosot.
  •  Pada jagung batangnya menjadi lemah, sedangkan pada padi-padian lainnya,beranaknya kurang.

Kekurangan Kalium (K)


  •  Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil,
  • Daun sebelah bawah seperti terbakar pada tepid an ujungnya, kemudian berjatuhan sebelum waktunya,
  • Tanaman mudah patah dan rebah,
  • Daun mula-mula mengkerut dan mengkilap, selanjutnya pada bagian ujung dan tepi daun mulai terlihat warna kekuning-kuningan yang menjalar diantara tulang daun. Kemudian tampak bercak-bercak merah coklat dan akhirnya daun mati,
  •  Pada tanaman kelapa dan jeruk, buah mudah gugur, sedangkan pada padi-padian akan mempunyai batang yang lemas dan pendek.

Kekurangan Kalsium (Ca)

  • Daun-daun muda dan ujung-ujung dari titik tumbuh keriput dan akhirnya mongering. Daun-daun yang lebih tua  nampak berkeriput,
  • Kecuali perubahan warna, tenunan-tenunan daun di beberapa tempat mati. Kuncup-kuncup yang tumbuh kembali akan mati,
  • Pada umumnya tanaman menjadi lemah.

Kekurangan Magnesium (Mg)


  • Warna hijau tua dari daun-daun tua (dari bagian bawah terus ke atas) menghilang. Warna daun tua berubah menjadi kuning dan bercak-bercak merah coklat, sedangka tulang dan sirip daun biasanya tetap hijau,
  • Batang menjadi kurus dan terdapat garis-garis berwarna hijau kekuningan, kuning muda atau putih pada seluruh permukaan daun,
  • Pembakaran oleh sinar matahari mudah terjadi karena daun tidak mempunyai lapisan lilin,
  • Pada tanaman biji-bijian, daya tumbuh biji kurang.

Kekurangan Belerang (S)

  •  Daun berwarna hijau keuning-kuningan, pertumbuhannya tehambat dan kerdil,
  • Batang tanaman berserat, berkayu dan berdiameter kecil,
  • Jumlah anakan terbatas
  • Pada tanaman tebu, menyebabkan rendemen gula rendah.

Kekurangan Besi (Fe)

  • Timbul warna kekuningan pada daun, terutama pada daun-daun muda. Tulang daun yang berwarna hijau berubah menjadi kuning kemudian putih,
  • Pertumbuhan tanaman terhenti, daun gugur, dan akhirnya mati mulai dari pucuk (die back).

Kekurangan Chlor (Cl)

  • Pertumbuhan tidak normal (pada tanaman gandum dan kapas),
  • Pada tanaman sayuran dan pada buah tomat timbul warna tembaga,
  • Pada percobaan kultur jaringan, keurangan Cl menekan pertumbuhan akar.

Kekurangan Mangan (Mn)

  • Warna daun muda berubah dan dibeberapa tempat jaringan daun mati,
  • Pertumbuhan kerdil terutama pada sayuran (tomat dan kentang), tembakau, jeruk, dan kedelai. Pada tanaman gandum, bagian tengah helai daun berwarna coklat, kemudian patah,
  • Pembentukan biji kurang baik.

Kekurangan Tembaga (Cu)
Kekurangan Cu biasanya dijumpai pada tanah-tanah organosol.

  • Pada tanaman jagung, daun-daun yang termuda berwarna kuning dan pertumbuhannya tertekan. Bila kekurangannya makin parah, daun yang muda menjadi pucat sedangkan daun yang tua mati,
  •  Pada banyak tanaman sayuran kekurangan Cu memperlihatkan tanda layu, timbul bercak-bercak hijau kebiruan, menjadi khlorotik, mengeriting dan bunga-bunga tidak terbentuk,
  • Pada jeruk, kekurangan Cu menyebabkan daun berwarna hijau gelap, berukuran lebih besar dan timbul mati pucuk (die back). Ranting berwarna coklat dan mati. Buah kecil berwarna kecoklatan.

Kekurangan Seng (Zn)

  • Ditemukan pada berbagai tanaman antara lain jagung, sorghum, jeruk, polong-polongan, kapas dan berbagai sayuran,
  • Gejala pertama terlihat pada daun yang muda. Dimulai dengan adanya khlorosis diantara tulang-tulangdaun diikutidengan berkurangnyalaju pertumbuhan tunas,
  • Pada tanaman padi : adanya pemutihan (white bud) dibagian tengah daun ; pada kekurangan yang parah, daun tidak mau terbuka,
  • Pada kacang-kacangan : jaringan diantara urat-urat daun menguning dan hanya urat-urat daun yang tetap hijau,
  • Tanaman kerdil dan polong sedikit.

Kekurangan Borium (B)
Menimbulkan berbagai penyakit fisiologi pada berbagai jenis tanaman.

  • Umbi-umbian : Pertumbuhan kerdil, jaringan-jaringan dalam dari akar pecah dan memberikan warna hitam yang dinamakan hati coklat atau hitam (Brown atau Black heart), seperti terlihat pada bit gula,
  • Sayuran daun, seperti bayam, selada : pucuk tanaman tumbuh tidak sempurna dan berwarna kehitam-hitaman. Anak daun berbecak-becak coklat.
  • Jagung : biji tidak dapat tumbuh (terbentuk) pada tongkolnya.

Kekurangan Molibdenium (Mo)

  • Timbul gejala khlorosis diantara tulang daun. Pada tanaman polong-polongan, daun-daun biasanya menjadi kuning pucat dan pertumbuhannya tertekan. Kekurangan Mo menggangu fiksasi N, assimilasi nitrogen dan reduksi nitrat, yang berarti mengganggu sintesa asam amino, dan protein.
Pada tanaman sayuran, pertumbuhan tidak normal, daun berkeriput dan mengering.

Nah tuh kan baru tahu kalau bertani itu susah kita jadi petani sekalian sebagai peneliti dan Dokter buat tumbuh-tumbuhan. (sumber)

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...