2 June 2016

Tanah Subur Hasil Meningkat, Cara Praktis Mengetahui Kesuburan Tanah

cabe/lombok

Balibangol news, PERTANIAN, - Banyak Petani yang kurang memperhatikan kesuburan tanah nya dan asal menanam saja, mungkin banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara mengukur kesuburan tanah nya. 

Kesuburan tanah sangat penting bagi keberhasilan petani dalam bercocok tanam. Sebab, hampir semua tanaman sangat membutuhkan unsur hara yang baik lagi cukup agar dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. Hanya tanaman kaktus dan sedikit tanaman lainnya yang masih bisa tumbuh dengan baik pada tanah yang tandus lagi kering.

Kesuburan tanah bergantung kepada banyak hal, termasuk usia pemakaian tanah. Tanah yang sudah sering digunakan untuk bercocok tanam, akan lebih miskin dari pada tanah yang baru dibuka.

Untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah bukanlah hal yang mudah. Sebuah uji laboratorium harus dilakukan terhadap contoh-contoh tanah yang diambil dari beberapa lokasi tanah yang akan diketahui tingkat kesuburannya.Dan, hal ini bukanlah hal yang mudah dijangkau oleh para petani di pelosok daerah.
jagung

Secara sederhana, ada beberapa cara untuk mengetahui kesuburan tanah. Yang pertama adalah dengan menanam jagung pada tanah itu. Pertumbuhan jagung adalah indikator yang sangat baik dan akurat untuk mengukur kemudian menunjukkan tingkat kesuburan tanah.
rumput ilalang

Cara kedua ialah dengan memperhatikan rerumputan, termasuk ilalang, yang tumbuh di atas tanah itu. Jika rumput dapat tumbuh denga subur hijau royo-royo, maka berarti tanah itu subur. Bila rumput tumbuh subur sedangkan tanaman tidak subur, maka yang kurang biasanya hanyalah air.(sumber)

Masukan Peria Lain Ke Kamar, Ibu satu anak Di Grebek Pecalang

ilustrasu

Balibangol news, JEMBRANA, - Seorang ibu muda, Ni Kadek YR (30), ibu satu anak yang tinggal Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sepertinya tidak patut ditiru. Bukannya menjaga anak satu-satunya yang masih kecil, dia justru memasukan laki-laki lain ke dalam kamarnya tengah malam disaat suaminya mondok kerja sebagai buruh di Nusa Penida.

Alhasil ibu berparas manis inipun digrebek Pecalang dan aparat Polsek Mendoyo saat asik beduaan dalam kamar. Bahkan dengan anak yang masih tertidur pulas di sampingnya. Pengrebekan pasangan selingkuh ini bermula dari laporan Ni Komang JR (33), warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana kepada Ketua Pecalang desa setempat Dewa Arka, Kamis (2/6/2016) dini hari.

Ni Komang JR melaporkan kalau I Ketut MD (35), suaminya sebelumnya sempat pamit untuk minum bersama teman-temannya di pasar Desa Yehembang. Namun hingga dini hari tadi tidak kunjung pulang.

"Karena suami saya tidak pulang-pulang sampai dini hari, saya curiga dia ada di rumah Ni Kadek YR, selingkuhannya. Makanya saya langsung mengecek ke sana, kebetulan dari luar rumah saya dengar suami saya batuk. Makanya saya langsung lapor pecalang untuk mengrebeknya," ujar Ni Komang JR saat ditemui di Polsek Mendoyo, Kamis (2/6/2016).

Pecalang yang menerima laporan tersebut langsung meneruskan ke Polsek Mendoyo dan sekitar pukul 01.30 dini hari tadi dilakukan pengrebekan dan didapati Ni Kadek YR sedang dikarnya bersama I Ketut MD (35), suami Ni Komang JR.

"Saat digrebek mereka berpakaian lengkap. Tapi saya yakin mereka sudah sempat berhubungan badan karena saat pintu digedor mereka tidak mau keluar. Baru sekitar satu jam berselang mereka mau keluar,” tutur Ni Komang JR yang mengaku memiliki dua anak ini.

Kesal dan jengkel dengan ulah suaminya bersama wanita selingkuhannya yang juga merupakan sahabat dan tetangganya, Ni Komang JR meminta aparat Polsek Mendoyo untuk membawa pasangan selingkuh tersebut ke Mapolsek Mendoyo untuk diproses secara hukum.

"Pokoknya kasus ini harus diproses secara hukum. Mereka tidak pernah kapok sudah sering ketahuan selingkuh, bahkan sudah pernah disidang di adat,” tegas Ni Komang JR.

Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Angung Komang Sukasana dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan pasangan selingkuh tersebut. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Mendoyo.(sumber)

Berdalih Mengobati, Seorang Dukun Malah Jos Pasien Dibawah Umur Di Kintamani

Seorang DUkun Cabul Dibekuk Polisi

 Balibangol news, BANGLISeorang dukun cabul dibekuk jajaran Sat Reskrim Polsek Kintamani, setelah terungkap melakukan aksi pencabulan terhadap seoarang gadis ingusan yang menjadi pasiennya. Modus tersangka Ketut Mulya alias  Suma (40) asal  Desa Batur Tengah, Kintamani, memperdaya korban berinisial Kdk EW (13) dengan berpura-pura mampu menyembuhkan penyakit yang diderita korban. Ironisnya, tersangka yang sudah tiga kali mencabuli korban yang masih duduk di bangku kelas 1 sebuah SMPN di Kintamani saat diinterogasi polisi mengaku karena khilaf.

Dari  informasi yang dihimpun di Mapolsek Kintamani, Rabu (01/06/2016), kronologis kejadian berawal dari korban yang diantar oleh orang tuanya  datang berobat ke rumah pelaku yang ada di Desa Batur  Tengah Kintamani.  Setelah  mendengar keluh kesah orang tua korban terkait penyakit yang diderita anaknya itu, lantas  sang dukun  memberikan penjelasan  dan  menakut – nakuti  orang tua korban dengan mengatakan  bahwa korban dan kakaknya mengalami sakit akibat serangan ilmu hitam yang dilakukan oleh seseorang yang tidak senang melihat kehidupanya.

Untuk memuluskan nafsu bejatnya, sang dukun menyarankan agar  korban dan kakaknya tinggal dirumah pelaku selama sebulan terakhir untuk bisa diobati.  Karena percaya akhirnya ayah korban setuju, kalau kedua anaknya dirawat di rumah pelaku.  Untuk mengelabui korban, pelaku  mengatakan kalau  letak penyakit korban berada di alat kelamin korban  sehingga harus diobati pelaku dengan  cara berhubungan badan.  Mendengar  penjelasan   itu, korban awalnya tidak percaya.  Namun karena terus dibujuk dan ditakut-takuti, akhirnya korban menyerahkan keperawanannya kepada dukun cabul tersebut dengan tujuan bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya. Dalam kurun waktu tersebut, tersangka pun berhasil menyetubuhi korban sebanyak tiga kali, mulai dikamar pelaku dan terakhir di kamar belakang rumahnya.

Aksi bejat pelaku akhirnya terbongkar, setelah kakak  korban melihat langsung adiknya dicabuli oleh pelaku . Selanjutnya  kakak korban memberitahukan kepada  keluarganya, hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Kintamani.

Kapolsek Kintamani Kompol  Komang Tresna Arbawa Manik  saat dikonfirmasi, membenarkan kasus pencabulan dengan korbanya anak yang masih dibawah umur. “Pelaku   telah kita amankan dan kasusnya masih kita lakukan pendalaman,”katanya. Disampaikan juga, tindak lanjut dari kasus tersebut, pihaknya telah memintai keterangan beberapa saksi, selain itu juga telah melakukan visum terhadap korban serta mengamankan beberapa barang bukti. Untuk barang bukti yang diamankan yakni  celana dalam milik korban , sprai yang dipakai alas saat berhubungan. “Kepada petugas, tersangka mengakui terus terang perbuatannya. Tersangka telah mencabuli korban sebanyak tiga kali, dengan cara tipu muslihat bahwa penyakit korban bisa disembuhkan setelah berhubungan intim dengan tersangka yang seorang dukun itu,” ungkapnya.

Disisi lain, tersangka saat diinterogasi mengaku perbuatan cabul tersebut dilakukan karena khilaf. “Saya khilaf,” tegas tersangka yang seorang duda beranak tiga ini. Dia juga mengakui, telah dikenal menjadi dukun selama enam tahun terakhir. “Banyak pasien yang telah saya obati. Tapi ini, pertama saya begitu sama pasien,’ ujarnya singkat.

sumber-suaradewata.com

Sadel Motor Bendahara Desa Awan Dicongkel Dana ADD Desa Raib Digondol Maling


  Bendahara Desa Awan I Wayan Dastri, melaporkan kehilangan uang ADD ke Mapolsek Kintamani, Rabu (1/6).

Balibangol news,  BANGLI, - Sebanyak Rp 370 juta lebih uang alokasi dana desa (ADD) Desa Awan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, dilaporkan hilang, Rabu (1/6).

Pelapornya I Wayan Dastri, 46, bendahara Desa Awan. Kasusnya kini sedang ditangani Polsek Kintamani. Dari informasi dan laporan korban Dastri ke Polsek Kintamani, terungkap, kejadian bermula Dastri menarik dana ADD Desa Awan di BPD Kintamani. Jumlah yang ditarik  Rp 370.701.000. Penarikan dilakukan pada Rabu kemarin sekitar pukul 10.30 Wita. Selanjutnya, uang tersebut, sebagaimana dilaporkan Dastri, dia simpan di bawah sadel sepeda motor dinas Honda Beat DK 2333 P, yang dia kendarai. Uang sebanyak itu dibungkusnya dengan tas plastik.

Setelah itu, pelapor Dastri kemudian meluncur pulang ke Desa Awan. Dalam perjalanan pulang, Dastri sempat singgah ke sebuah warung. Tujuannya membeli termos. Pelapor kemudian melanjutkan perjalanan. Dan sebelum sampai di kantor Desa Awan, pelapor Dastri untuk kedua kalinya singgah ke warung di desanya, dengan tujuan membeli es. Dia juga sempat ngobrol, sebelum akhirnya ke kantor Desa Awan.

Setelah tiba di Kantor Desa Awan itulah pelapor terkejut, karena uang Rp 370 juta lebih di bawah sadel raib. Pelapor panik, dan mencoba melakukan pencarian. Namun tak berhasil. Dastri kemudian melapor ke Polsek Kintamani.

Kapolsek Kintamani Kompol Komang Tresna Arbawa Manik, mengiyakan adanya laporan kehilangan uang Rp 370 juta lebih tersebut. “Kami sudah turun lakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Kompol Arbawa Manik.

Kompol Arbawa Manik sangat menyayangkan hal tersebut sampai terjadi. Padahal pihaknya sudah pernah menyampaikan kepada kalangan perbekel, agar masyarakat tak segan meminta bantuan pengamanan dan pengawalan kepada polisi, jika mengambil uang di atas Rp 100 juta. “Kami minta agar melapor ke Polsek,” tandas Kompol Arbawa Manik. Dikatakannya, polisi akan melakukan pengawalan dengan sukarela, tidak minta apa-apa. “Harapannya agar uang milik masyarakat itu sampai dan selamat,” tegasnya. “Itu sudah pernah kami sampaikan pada mekel (perbekel),” tutur Kompol Arbawa Manik.

sumber-nusabali.com

1 June 2016

Ini Pidato Bung Karno 1Juni 1945, Yang menjadi Hari Lahirnya Pancasila


Berikut isi lengkap pidato (tanpa teks) Ir Soekarno 1 Juni 1945 yang dikutip dari www.academica.edu.

Ir Soekarno

Balibangol news, NASIONAL, - Berikut pidato Bung karno pada Tgl 1juni dan menjadi hari lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.
Paduka Tuan Ketua yang mulia!
Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka Tuan Ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya. Saya akan menepati permintaan Paduka Tuan Ketua yang mulia. Apakah permintaan Paduka Tuan Ketua yang mulia? Paduka Tuan Ketua yang mulia minta kepada sidang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai untuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Dasar inilah nanti akan saya kemukakan di dalarn pidato saya ini.
Maaf, beribu maaf! Banyak anggota telah berpidato, dan dalam pidato mereka itu diutarakan hal-hal yang sebenarnya bukan permintaan Paduka Tuan Ketua yang mulia, yaitu bukan dasarnya Indonesia Merdeka. Menurut anggapan saya, yang diminta oleh Paduka Tuan Ketua yang mulia ialah dalam bahasa Belanda: Philosofische grondslag daripada Indonesia Merdeka.
Philosofische grondslag itulah pondamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Hal ini nanti akan saya kemukakan, Paduka Tuan Ketua yang mulia, tetapi lebih dahulu izinkanlah saya membicarakan, memberitahukan kepada Tuan-tuan sekalian, apakah yang saya artikan dengan perkataan “merdeka”.
Merdeka buat saya ialah: political independence, politieke onafhankelijkheid. Apakah yang dinamakan politieke onafhankelijkheid?
Tuan-tuan sekalian! Dengan terus terang saja saya berkata: Tatkala Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai akan bersidang, maka saya, di dalam hati saya banyak khawatir, kalau-kalau banyak anggota yang saya katakan di dalam bahasa asing, maafkan perkataan ini zwaartvichtig akan perkara yang kecil-kecil. Zwaarwichtig sampai kata orang Jawa njlimet. Jikalau sudah membicarakan hal yang kecil-kecil sampai njlimet, barulah mereka berani menyatakan kemerdekaan.
Tuan-tuan yang terhormat! Lihatlah di dalam sejarah dunia, lihatlah kepada perjalanan dunia itu. Banyak sekali negara-negara yang merdeka, tetapi bandingkanlah kemerdekaan negara-negara itu satu lama lain! Samakah isinya, samakah derajatnya negara-negara yang merdeka itu? Jermania merdeka. Saudi Arabia merdeka, Iran merdeka, Tiongkok merdeka, Nippon merdeka, Amerika merdeka, Inggris merdeka, Rusia merdeka, Mesir merdeka. Namanya semuanya merdeka, tetapi bandingkanlah isinya!
Alangkah berbedanya isi itu jikalau kita berkata: sebelum negara merdeka, maka harus lebih dahulu ini selesai itu, selesai sampai njlimet, maka saya bertanya kepada Tuan-tuan sekalian kenapa Saudi Arabia merdeka, padahal 80% dari rakyatnya terdiri dari kaum Badui, yang sama sekali tidak mengerti hal ini atau itu.
Bacalah buku Armstrong yang menceriterakan tentang Ibn Saud! Di situ ternyata, bahwa tatkala Ibn Saud mendirikan pemerintahan Saudi Arabia, rakyat Arabia sebagian besar belum mengetahui bahwa otomobil perlu minum bensin. Pada suatu hari otomobil Ibn Saud dikasih makan gandum oleh orang-orang Badui di Saudi Arabia itul! Toh Saudi Arabia merdeka!
Lihatlah pula jikalau Tuan-tuan kehendaki contoh yang lebih hebat Sovyet Rusia! Pada masa Lenin mendirikan Negara Sovyet, adakah rakyat Sovyet sudah cerdas? Seratus lima puluh milyun (juta, Red) rakyat Rusia, adalah rakyat Musyik yang lebih daripada 80% tidak dapat membaca dan menulis, bahkan dari buku-buku yang terkenal dari Leo Tolstoy dan Folup Miller.
Tuan-tuan mengetahui betapa keadaan rakyat Sovyet Rusia pada waktu Lenin mendirikan negara Sovyet itu. Dan kita sekarang di sini mau mendirikan negara Indonesia Merdeka. Terlalu banyak macam-macam soal kita kemukakan!
Maaf Paduka Tuan Zimukyokutyoo, berdirilah saya punya bulu, kalau saya membaca Tuan punya surat yang minta kepada kita supaya dirancangkan sampai njlimet hal ini dan itu dahulu semuanya! Kalau benar semua hal ini harus diselesaikan lebih dulu, sampai njlimet, maka saya tidak akan mengalami Indonesia Merdeka, Tuan tidak akan mengalami Indonesia Merdeka, kita semuanya tidak akan mengalami Indonesia Merdeka sampai di lubang kubur! (Tepuk tangan riuh).

Anjing Liar, 11 Warga Jadi Korban Di Dua Banjar Oleh 1Anjing

Korban I Made Tinggal saat mendapatakan tanganan SAR di BRSUD Tabanan, Selasa (32/5). 

Balibangol news, TABANAN, Ada salah satu korban yang digigit anjing mulai bagian kaki, tangan, sampai kelopak mata dan sempat terseret sejauh 2 meter, hingga harus dirawat intensif di RSUD Tabanan.
Seekor anjing liar yang dinyatakan positif rabies bikin petaka di Desa Jatiliwih, Ke-camatan Penebel, Tabanan. Bayangkan, hanya dalam tempo dua hari, anjing tersebut menggigit 11 warga Desa Jatiluwih di dua banjar berbeda. Satu di antara 11 korban tergigit anjing liar ini masih dirawat di RSUD Tabanan, Selasa (31/5).

Dari 11 warga Desa Jatiluwih yang digigit anjing yang sama ini, 4 orang di antaranya tinggal di Banjar Jatiluwih. Mereka semuanya perempuan, masing-masing Ni Nengah Wastini, 54, Ni Nengah Darmawanti, 45, Ni Wayan Catur dan 64, dan Ni Wayan Manik, 26. Keempat perempuan asal Banjar Jatiluwih ini diserang anjing yang sama, Minggu (29/5).

Sehari kemudian, Senin (30/5), anjing yang sama kembali menyerang 7 warga di Banjar Gunung Sari, Desa Jatiluwih. Para korban di hari kedua masing-masing I Made Murdiana, 32, I Made Tinggal, 70, Ni Ketut Rakin, 59, Ni Ayu Pujianta, 43, I Made Budiastra, 54, I Kadek Mardikayasa, 50, dan Ni Made Suratni, 69.

Empat (4) orang dari 11 korban tergigit anjing di Desa Jatiluwih ini dinyatakan dalam kondisi risiko tinggi, karena lukanya cukup parah. Mereka terluka di beberapa bagian tubuhnya, masing-masing I Made Murdiana, I Made Tinggal, Ni Ketut Rakin, dan I Kadek Mardikayasa. Mereka sudah mendapatkan Serum Anti Rabies (SAR), sementara 7 korban lainnya mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Informasi di lapangan, begitu digigit anjing, para korban secara bergantian dibawa keluarganya ke bidan terdekat dan Puskesmas Penebel. Ada pula yang dirujuk ke RSUD Tabanan. Sedangkan anjing liar penebar petaka tersebut sudah langsung dibunuh petugas dan warga, pasca serangan hari kedua, Senin sore.

Kepala Desa (Perbekel) Jatiluwih, I Wayan Kartika, menyatakan anjing penebar petaka ini merupakjan heewan liar alias tidak ada pemiliknya. Anjing tersebut sudah dimusnahkan. “Sedangan 11 warga kami yang tergigit anjing tersebut sudah mendapatkan SAR dan VAR,” ungkap Perbekel Wayan Kartika saat dikonfirmasi NusaBali, Selasa kemarin.

Sementara itu, dari 11 korban tergigit anjing, yang mengalami luka terparah adalah I Made Tinggal. Pria berusia 70 tahun yang tinggal di Banjar Gunung Sari, Desa Jatiluwih ini mengalami luka gigitan di tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, bahkan hingga kelopak mata. Saking kerasnya gigitan, tangan kanannya sampai mengelupas.

Menurut anak korban, I Nengah Sumidra Yasa, 40, ayahnya ini digigit anjing liar, Senin pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Kelopak mata ikut tergigit, karena korban Made Tinggal langsung jatuh setelah diserang di bagian kaki dan tangan. Nah, saat jatuh itulah, anjing kembali menggigit kelopak matanya.

Ketika musibah terjadi, korban Made Tinggal baru selesai buang air kecil setelah bangun tidur. Korban kemudian langsung duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba, muncul anjing warna kuning kemerahan masuk ke rumahnya di Banjar Gunung Sari, lalu menggigit lutut korban.

“Bapak saya (Made Tinggal) sempat berteriak dan berupaya melawan anjing meng-gunakan tulud (alat perataan tanah sawah, Red). Namun, karena sudah tua, Bapak saya tidak mampu menghadapi ganasnya anjing tersebut,” cerita Nengah Sumidra Yasa kepada NusaBali, Selasa kemarin.

Sumidra Yasa memaparkan, anjing liar tersebut bukan hanya menggigit ayahnya, tapi juga sempat menyeret korban Made Tinggal sejauh 2 meter. Korban terseret sampai ke luar rumahnya. Saat musibah terjadi, Sumidra Yasa sedang ke ladsang, sementara di rumah ada anaknya, Ni Kadek Yuliantina, 19 (cucu korban) yang sedang terbaring sakit.


Beruntung, ada tetangga yang menolong korban Made Tinggal dan membawanya berobat ke bidan terdekat sekitar pukul 07.00 Wita. Oleh bidan setempat, korban Made Tinggal dirujuk ke Puskesmas Penebel 1. Namun, karena lukanya cukup parah, korban Made Tinggal akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan. Hingga Selasa kemarin, korban tergigit anjing liar ini masih dirawat di RSUD Tabanan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika, me-ngatakan pihaknya sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk meminta SAR, setelah mendapatkan laporan mengenai adanya kasus 11 warga Desa Jatiluwih tergigit anjing liar. Apalagi, anjing penebar petaka itu diketahui positif rabies. "Kalau stok VAR, kami punya. Tapi, untuk SAR biasanya disediakan provinsi," jelas dr Suratmika.

Sedangkan Kadis Peternakan Tabanan, I Wayan Kotio, menyatakan di kawasan terjadinya kasus gigitan anjing ini sebelumnya telah dilakukan vaksinasi massal. Namun, anjing yang menggigit 11 warga Desa Jatiluwih adalah anjing liar yang diduga hidup di kebun, sehingga tidak terjangkau vaksinasi massal.

Untuk itu, kata Wayan Katio, rencananya petugas Dinas Peternakan rencananya akan melakukan eleminasi selektif anjing di tiga banjar kawasan Desa Jatiluwih, Rabu (1/6) ini. Termasuk di dua banjar di mana 11 warga tergigit anjing liar, yakni Banjar Jatiluwih dan Banjar Gunung Sari. "Kejadian gigitan ada di dua banjar, tetapi kami juga akan sisir banjar terdekat," tandas Wayan Katio, Selasa kemarin.

Wayan Kotio mengingatkan masyarakat selalu waspada, terlebih Bali belum bebas dari rabies, sehingga kemungkinan rabies menjangkiti liar masih besar. Masyarakat pun diimbau memelihara anjing dengan baik, tidak meliarkan anjingnya. Memelihara dimaksud, antara lain, dengan dikandangkan dan divaksin secara teratur. "Jangan biarkan anjing jadi liar,” katanya.

sumber-nusabali.com

Pebalap Muda PON Bali Berlaga di Jepang


Balibangol news, OTOMOTIF, Salah satu pe balap PON under 20 tahun Yaasin Soma bakal berlaga di kejuaraan balap motor level asia ARRC seri III di Jepang 3- 5 Juni mendatang. Tak tanggung-tanggung pebalap Bali berusia 16 tahun ini bakal turun di kelas sport 250 cc.

“Yaasin Soma mengikuti seri III ini setelah pada seri II di Thailand 6-8 Mei silam mampu menempati podium tertinggi atau juara I untuk nomor rookie 250 cc dan menempati urutan 9 di nomor HRC 250 cc,” ujar manajer tim balap motor PON Bali Ustav Sukwan Selasa (31/5/2016).

Langkah yang ditempuh Yaasin dengan mengikuti kejuaraan dinilainya sangat bagus, lantaran ditengah kesiapan turun di PON Jawa Barat (Jabar) September mendatang, pebalap itu memperoleh tambahan pengalaman dan mental bertading level internasional.

“Bersaing ketat dengan para pebalap Asia yang berkualitas jelas meningkatkan skill Yaasin. Hal itu menjadi nilai plus tersendiri. Terutama dalam meningkatkan skill saat melakukan truk-trik saat mendahului pesaing di depannya,” tandasnya.

Diyakini pria yang akrab disapa Wawan itu dirinya optimis Yaasin bakal mampu melakkan perlawan sengit kepada para rivalnya di PON Jabar, dalam perebutan meraih medali. Acuannya karena para pebalap PON under 20 tahun memiliki kualitas merata.

sumber -semetonnews.com

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...