23 May 2015

Apa nama Desamu? Berikut nama-nama Desa yang Unik dan Lucu


Nama-Nama Desa Unik dan Lucu di Indonesia


Setiap desa di sebuah daerah memiliki nama-nama desanya masing-masing, karena perbedaan bahasa, adat istiadat ataupun perbedaan gaya hidup, menjadikan nama-nama tersebut terdengar unik , aneh dan lucu. Penamaan sebuah desa mungkin tergantung dari awal penemunya terdahulu lalu ia memberi nama desa itu secara sepihak, jadi sesuai pandangan pemikirannya.



Dibawah ini merupakan nama-nama desa unik , aneh dan lucu yang ada di indonesia.

Nama-nama desa lucu di indonesia :

1. Dusun Koplak



Ada dusun bernama Koplak di Desa Umbul Martani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Dalam bahasa Jawa, “Koplak” berarti “bodoh”. Kata koplak lebih sering digunakan untuk gurauan antar teman dalam pergaulan jawa.

Asal mula nama koplak sendiri tidak jelas asal usulnya dari mana, akan tetapi nama desa ini sangat membuat orang yang pernah mendengar namanya merasa geli bahkan heran dan bertanya pada dirinya “Kok ada ya?”. Apakah mungkin isinya irang-orang koplak semua.

Jadi, Jangan bicara "KOPLAK!!!" sebelum kamu tahu ada kampung Koplak.

2. Desa Tok*t



Desa Toket terletak di pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Pamekasan tepatnya di Kecamatan Proppo. Mungkin terdengar aneh dan agak sedikit vulgar akan kata tok*t, tapi memang begitu kenyataan nama desanya.

Mungkin bagi para pendatang saat melihat tulisan di perbatasan desa akan berfikiran sedikit dewasa

3. Desa Kebocoran



Nama Desanya "Kebocoran" sudah jelas kalau hujan pasti bocor kali itu desa, mungkin desa ini raawan akan banjir. Desa ini terletak di kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas – Jawa Tengah. Nama desanya mampu mengundang tawa bagi siapapun yang mendengarnya.

4. Desa Pocong



Pocong mungkin lebih dikenal dengan mayat yang mengenakan kain kafan, atau yang lebih seram lagi adalah tentang hantu yang mengenakan kain kafan yang suka loncat-loncat. Namun disini, pocong yang dimaksud adalah nama desa yang terletak di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur .

Menurut kisah, Pada suatu hari, ada salah seorang dari warga desa pocong yang meninggal dunia dan sesuai dengan adat istiadat yang ada di sana warga yang meninggal tersebut di kebumikan selayaknya orang meninggal dunia seperti biasanya.

Namun setelah malam tiba, ada banyak warga desa Pocong yang ketakutan karena melihat ada pocongan yang berjalan kesana melewati hutan sampai ke pemukiman penduduk, kejadian ini berlangsung hingga 40 hari lamanya. Karena setiap terjadi orang meninggal dunia menjadi pocongan, sehingga warga disana sepakat memberi nama desa tersebut Desa Pocong .

5. Desa Tutup



Namanya : Desa Tutup. sebuah desa di kecamatan Tunjungan, Blora – Jawa Tengah. yang lucu adalah jika kantor perangkat desa atau kantor-kantor lainnya memasang nama desa tersebuat maka hasilnya adalah seperti gambar diatas. Jadi jangan pernah ngurus KTP atau Kartu Keluarga di Desa ini, karena kantor kepala desa-nya selalu "TUTUP"


sumber

posisi Golkar di Pilkada masih menggantung


Denpasar, – Posisi Partai golkar dalam Pilkada serentak di Bali masih menggantung. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali hingga saat ini masih menunggu surat resmi dari KPU Pusat terkait persoalan kepengurusan Partai Golkar yang diakui untuk mengikuti tahapan pemilu kepala daerah.

“Sampai sejauh ini kami belum menerima surat resmi dari KPU Pusat terkait persoalan kepengurusan Golkar ini. Tetapi kami berharap bisa segera didapatkan sebelum tahapan pencalonan kepala daerah pada 26-28 Juli mendatang,” kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Jumat.

Ia mengemukakan, meskipun yang terakhir sudah ada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait kepengurusan Golkar, prosedurnya KPU Pusat harus bersurat ke Kementerian Hukum dan HAM untuk meminta pengurus parpol Golkar yang sah dan bisa menjadi peserta pemilu. Lalu dari Kemenkum HAM yang akan menyampaikan ke KPU Pusat.

“Selanjutnya KPU Pusat meminta pada pengurus yang sah itu, nama-nama pengurus provinsi dan kabupaten. Setelah lengkap baru disampaikan ke daerah,” ujarnya.

Pihaknya hingga saat ini masih dalam tahap menunggu, selain karena memang seperti itu diatur dalam peraturan KPU, juga disebabkan persoalan partai berlambang pohon beringin itu merupakan masalah sensitif. “Intinya kami tidak mau sampai salah langkah dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

KPU Bali, ucap Raka Sandi, menginginkan segera mendapatkan keputusan KPU soal Partai Golkar itu karena dihadapkan pada persoalan waktu sosialisasi tentang pilkada kepada masyarakat maupun partai-partai politik.

“Kami memahami persoalan ini sesungguhnya tidak terletak di KPU Pusat, tetapi memang persoalan internal partai dan prosesnya sedang berjalan,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pilkada yang akan dilaksanakan akhir tahun 2015 ini, tidak bisa hanya digantungkan pada masyarakat dan penyelenggara pemilu, namun kondisi dan kesiapan parpol juga penting.

Pada Senin (18/5), majelis hakim PTUN Jakarta yang diketuai oleh Teguh Satya Bhakti memutuskan untuk mengabulkan sebagian gugatan pengurus Golkar kubu Aburizal Bakrie dan menyatakan Surat Keputusan Menkumham mengenai pengesahan pengurus Golkar hasil musyawarah nasional Jakarta yang dipimpin Agung Laksono batal.

Namun, akhirnya Kemenkum dan HAM mengajukan banding terhadap keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang membatalkan Surat Keputusan Menkumham mengenai pengesahan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono itu.






(Cp) suarabali.com

Upaya Evakuasi Ikan Terdampar di Padang Galak Masih Berlanjut




Denpasar, – Hingga pagi ini Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Balawista Denpasar, bersama pihak NGO, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Udayana melakukan upaya evakuasi terhadap 4 ekor ikan yang diduga  paus mini di Pantai Padang Galak.

Kepala Balai Pengelola Sumber Daya Pesisir dan Laut Denpasar dari Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Perikanan dan Kelautan Ikram Sangaji mengatakan, pihaknya terus melakukan pengamatan kepada 4 hewan mamalia yang salah satunya diduga mengalami luka.

“Kita sudah mengkoordinasikan untuk mengamati pergerakan posisi ikan, ikan ini masih aktif dan akan dilakukan evakuasi kalau dia mendekati pantai, diduga ikan terluka, karena dia tidak muncul kepermukaan, tim FKH malam ini akan melakukan pengamatan,” jelasnya.

Menurutnya, ikan yang memiliki ukuran 2 meter tersebut dikhawatirkan tidak dievakuasi dengan kekuatan manusia.”Jadi membutuhkan alat yang namanya seser, ini biasa digunakan pengangkutan dari laut ke darat, dibawah lebih jauh ke arah insure untuk dilepaskan. Diduga ikan ini luka kalau terluka dia cenderung  diam pasif, ikan ini bergerombol kalau satu ekor terluka dan mereka punya solidaritas tinggi,” imbuhnya.

Kepala Balawista Denpasar Wayan Sudiana menyatakan,  jenis ikan yang tengah berada di pantai tersebut adalah lumba-lumba.

Kesulitan pihaknya dalam menghalau ikan tersebut untuk kembali ke laut lantaran kurangnya alat evakuasi.”Kalau mau menyelamatkan ikan itu, saya minta jaring posisi ikan ke pinggir kita kurung, baru ikan itu bisa diselamatkan, infonya ikan terdampar, jadi mereka tidak bawa jaring,” tandasnya.Diduga ikan tersebut, terdampar ke perairan padang Galak karena konektivitas air laut yang pasang surut. Mereka diduga berasal dari perairan Laut Bali Selatan.




sumber berita

Empat Ekor Paus Mini Terdampar di Padang Galak




Denpasar, –Warga sekitar padang Galak diramaikan sejumlah ikan berukuran berkisar 1,5 meter yang berenang di pesisir pantai Padag Galak Sanur, Jumat (22/5) yang ternyata adalah pau mini. Sejumlah tim reaksi cepat juga sudah standbay sejak 1 minggu belakangan ini.

Awalnya terlihat ada 3 ekor, kemarin baru terlihat bertambah. Sekarang ada 4 ekor–Merthayasa 

“Awalnya terlihat sekitar jarak 100 meter di tengah laut. Sekarang sudah semakin menepi. Saya sudah hampir 1 minggu ini stanbay, apalagi ombak besar takut terdampar hingga ke tepi,” ucap Made Adnyana, salah seorang anggota TRC balawista Sanur, Jumat (22/5) di Pantai Padang Galak Sanur.
Katanya sudah l minggu ini Paus mini yang semula dikira Lumba-lumba, itu terlihat muncul dan tenggelam. Biasanya kerap muncul dari pukul 11.00 Wita dan pukul 15.00 Wita.
“Muncul dan tenggelam, tapi kita pantau terus. Itu paus bukan lumba-lumba, jenisnya Pilot projek,” terangnya.

Sementara itu, sejumlah warga juga berusaha mengabadikan keberadaan paus mini “Pilot Projek” ini saat muncul . Menurut seorang penduduk Padang Galak yang biasa memancing di pantai tersebut, Made Merthayasa (20) mengungkapkan, dirinya mengetahui adanya ikan mirip lumba-lumba itu sudah seminggu lalu saat mancing.
“Awalnya terlihat ada 3 ekor, kemarin baru terlihat bertambah. Sekarang ada 4 ekor,” tutur Merthayasa, sambil memegang pancingan. Pihak balawista Sanur hingga kini belum berani melakukan penyelamatan. Mengingat kekuatan ikan ini masih bertahan untuk menuju ke tengah laut. Namun bilamana sampai ketepian terdampar direncanakan akan digiring ke tengah laut.

“Pengaruh ombak besar, kita pantau saja. Kalau sudah terdampar di tepi baru upaya penyelamatan dengan dibawa ke tengah laut. Saat ini arus di tengah sangat kuat,” terang saah seorang anggota Balawista Sanur.Dimungkinkan, paus ini sejenis dengan temuan paus mini yang terbawa arus ke Teluk Benoa, simpang ngurah Rai Tuban, dua bulan lalu.




sumber berita

Bomber Timnas U-23 Gundah Pikirkan Konflik PSSI-Menpora



Balibangol- Penyerang Timnas U-23 Yandi Sofyan Munawar menyayangkan situasi yang terjadi di sepak bola Indonesia saat ini. Selain mengancam kiprah Timnas di berbagai ajang antarnegara, potensi jatuhnya sanksi FIFA juga dikhawatirkan membuat klub yang dibelanya, Persib Bandung tersingkir dari pentas antarklub Asia.

Adik kandung Zaenal Arief itu tak memungkiri jika perasaannya saat ini dibuat cemas oleh keadaan yang terjadi di sepak bola Indonesia. Dicabutnya legalitas PSSI oleh pemerintah melalui Kemenpora memang telah membuat masa depan sepak bola Indonesia sangat suram.


"Saya tidak tahu akan seperti apa ke depannya. Saat ini hanya harap-harap cemas. Yang lain juga pasti merasakan hal yang sama. Sebagai pemain profesional selama ini saya selalu berusaha untuk tetap berkonsentrasi menjalani latihan. Tapi kalau akhirnya disanksi ya jadi percuma juga," ungkapnya.

Yandi pun mengharapkan posisi Persib di AFC Cup tetap aman. "Sangat disayangkan saja, kita sudah melangkah sejauh ini akhirnya jadi korban. Tidak hanya timnas, juga Persib dan Persipura yang sedang tanding di AFC," paparnya.

Seperti diketahui FIFA memberikan tenggat waktu kepada Indonesia untuk menetralisir keadaan hingga 29 Mei 2015. Andai situasi kisruh yang saat ini terjadi tak kunjung reda, bukan tak mungkin program Timnas akan hancur, tak terkecuali Timnas.

Hal itu dirasakan juga oleh Pelatih Timnas Senior, Peter Huistra yang mengungkapkan perasaannya ketika menyaksikan pertandingan Timnas U-23 Indonesia kontra Malaysia U-23 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis 21 Mei 2015.

"Situasinya memang sangat sulit dan membuat kita sedih. Kita sudah bekerja cukup keras menyusun program. Tapi jika di-suspend FIFA, semuanya akan berakhir, termasuk Timnas. Tapi saya berharap Indonesia tidak menerima sanksi dan semuanya bisa bersama-sama bekerja untuk sepak bola Indonesia," ujar Peter.






sumber berita

22 May 2015

Ini Dia Patung 'Selfie' yang Hebohkan Turki




BALIBANGOL - Aktivitas selfie memang cukup akrab dengan aktivitas dari berbagai belahan dunia belakangan ini ya sob. Lalu apa jadinya jika aktivitas selfie tersebut dilakukan oleh sebuah patung?

Adalah sebuah patung Sultan Ottoman yang mendadak menghebohkan rakyat Turki belakangan ini. Patung yang digambarkan mengangkat tangannya itu menjadi sasaran tangan-tangan jahil dengan menaruh sebuah ponsel ditangannya, seolah patung tersebt tengah Selfie.

Spontan, aksi tersebut memancing reaksi dari berbagai kalangan, banyak yang mengatakan kalau ini merupakan pelecehan dan penghjinaan bagi Sultan Ottoman.

Pemerintah Amasya peminta pihak kepolisian untuk menjaga patung dari tindakan iseng lainnya. Seperti diketahui sob, patung Sultan Ottoman memang sengaja dibuat untuk memikat para turis yang berkunjung ke Turki.

Seperti diketahui bahwa Suleiman I atau yang juga dikenal dengan nama Suleiman The Magneficent, ia juga dikenal dengan nama Kanuni. Ia adalah Sultan kerajaan Turki Utsmaniyah atau Kerajaan Ottoman yang ke-10.

Pihak pemerintah berjanji kalau akan melakukan ketegasan hukum bagi pelaku yang melecehkan simbol tersebut, karena dinilai melakukan tindakan Vandalisme.











sumber

RAMBU LALIN, Apa yang anda pikirkan tentang gambar ini?

Balibangol- Jujur kalau saya sih tidak ada pikiran apa-apa cuma unik aja dilihat dan iseng di jepret.
Dua hari saya menyusuri sebuah kota kecil di Bali dikawasan tertib Lalulintas, jujur saya tidak mengerti dengan tanda ini apa maksudnya dan kegunaanya, mungkin disisi lain saya hanya pingin mengabadikan sebagai sebuah karya jurnalis.

Sekedar hiasan jalan yang jauh dari harapan rambu-rambu yang dipasang adalah sebagai perintah dimana kita harus mematuhinya bukan malah melecehkannya meskipun sebuah pelang ini tidak bisa berbicara namun mempunyai seruan atau perintah yang sangat berguna bagi masyarakat luas, ada alasan tersendiri dari pihak yang memasangnya kenapa mesti di pasang disitu meskipun areal itu sangat luas untuk lahan parkir tapi karena ada pertimbangan hal yang kita tidak ketahui maka dipasanglah rambu-rambu. Saya bukan seorang yang tertib berlalulintas tapi kalau melihat seperti ini saya juga melihatnya agak aneh, pelanggaran seperti ini cendrung saya lihat sebagai penghinaan karena di lakukan di ruang publik tapi jarang mendapat teguran dibandingkan dengan hal - hal lainnya.
Sebagai warga meskipun bukan warga yang baik hendaknya janganlah memperlihatkan pelanggaran yang mencolok di ruang publik seperti ini, selain juga malu jadi sangat memalukan...

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...