4 May 2015

Waduh, Ada Orang Bunuh Diri di Kumbasari

Waduh, Ada Orang Bunuh Diri di Kumbasari   

Denpasar, –Sekitar pukul 18.00 Wita dipasar seni Kumbasari ditemukan pria dalam keadaan sekarat. Diduga dia mencoba melakaukan aksi bunuh diri. Salah seorang penjaga pasar Kadek Dana mengatakan korban ditemukan dalam keadaan sekarat disungai tepat dibelakang pos jaga pasar Kumbasari. “Sekitar pukul 18.00 wita kejadiannya. Tau tau dah agak sekarat orangnya. Kalau kejadian di jembatan tapi gak yang tau. Tau tau dah dibawah,” ujarnya. Salah seorang pedagang buah Ni Wayan regeg menjelaskan memang ada tapi korban belum meninggal. “Ada tadi, rame didekat jembatan. Tapi saya gak lihat karena saya jaga jualan saya mas,” jelasnya. Lanjut Regeg, korban tidak diketahui asal usulnya, “gak ada yang tau mas, soalnya orangnya itu tidak pernah terlihat dipasar. Kayaknya bukan orang sini,” ucapnya dalam bahasa bali. Menurut keterangan dari warga pasar, korban percobaan bunuh diri berjenis kelamin laki laki tersebut memiliki kelainan jiwa. Korban langsung dibawa menggunakan ambulance milik BPBD Kota Denpasar. Dari pantauan dilapangan, Rumah Sakit Forensik Sanglah belum ada laporan masuk terkait percobaan bunuh diri tersebut


Sumberhttp://suarabali.com/waduh-ada-orang-bunuh-diri-di-kumbasari/

Komang karwijaya keliling demi masalah lingkungan

BANGLI - 4/5/15- Komang karwijaya selalu berkeliling Bangli demi memperhatikan masalah lingkungan, butuh banyak perhatian dan tindakan yang nyata dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan, eksploitasi tanah yang berlebihan oleh masyarakat, seharusnya masyarakat mulai sadar akan apa dari dampak yang akan ditimbulkan di masa depan.

Menurut penuturan Komang pria yang berasal dari Br. Blumbang Bangli ini, dirinya merasa perihatin dengan pola cara budidaya pertanian yang tidak memperhatikan pakem konservasi tanah untuk tanah topografi di pegunungan dengan kemiringan sekian drajat tetap harus membuat teras bangku bukan malah menghilangkan pundukan dengan harapan lebih banyak bisa ditanami tanaman, dengan menggunakan alat berat dengan mengeruk tanah dan tanpa memberikan skat yg dalam istilahnya "pundukan' disamping itu dia juga mengatakan penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebihan akan sangat merusak tanah yang berdampak kepada lingkungan, pria yang kesehariannya sibuk dengan kegiatan lingkungan sebagai pemerhati lingkungan ini saat di temui di tepi danau batur tepatnya di desa Kedisan Kintamani pada minggu(3/5/15)mengungkapkan keperihatinannya juga kepada danau batur yang sudah mulai di penuhi dengan enceng gondok ''beberapa kali sudah saya bersihkan dengan kawan kawan tapi karena terlalu banyak kami juga kewalahan'' jelasnya.
Butuh tindakan yang nyata dari pihak - pihak terkait untuk segera bisa mengatasi masalah lingkungan seperti pembersihan danau batur yang bukan hanya di padati oleh enceng gondok sampah plastik pun masih menjadi pemandangan yang klasik di sekitarnya kesadaran masyarakat di sekitar lah yang paling penting untuk menjaga alamnya agar kelak bisa kita wariskan kepada anak cucu kita dalam keadaan baik dan indah seperti pada saat kita terima dari pendahulu kita.

3 May 2015

Di Belgia juga merayakan saraswati

Balibangol 05/03/15 - Di Pura Agung Santhi Buana Belgia masyarakat hindu memadati pura untuk melaksanakan hari Saraswati mereka melaksanakannya dengan penuh hikmat dan tidak jauh berbeda dengan di Bali.


Menurut Ida Bagus Andi Loka yang mengutip di salah satu akunnya di media sosial,
Upacara Hari Raya Saraswati Di Pura di Belgia..pemedek Hindu-Bali semakin banyak berkembang demikian pesatnya...begitu ironis, disana, jauh di belahan dunia lain warga asing begitu antusias dan semangat menjalankan keyakinan Hindu-Bali ini, sedangkan di Bali? , menyimak pernyataan beliau ada ajakan sebetulnya utuk orang Bali untuk selalu lebih memantapkan diri untuk melestarikan kegiatan- kegiatan Keagamaan yang di kemas dalam Budaya Bali.

Dan yang menarik dalam vidio ini warga asli disana begitu antusias merayakannya dengan gamelan bali mereka sangat bagus memainkannya meskipun tidak sebagus di Bali.

1 May 2015

LANGKA BAGI ORANG BALI, Hari Raya Saraswati dan hari Pendidikan Nasional jatuh bersamaan tgl 2 mei 2015


Balibangol 01/05/15 - Secara garis besarnya kedua perayaan ini hampir mengandung arti yang sama yaitu tentang Pendidikan meskipun dalam konteks yang berbeda, ya , hari Raya saraswati adalah perayaan umat Hindu di Bali perayaan ini dilaksanakan setiap enam bulan sekali yaitu pada penanggalan kalender bali pada hari saniscara umanis (sabtu) wuku Watugunung yaitu diperingati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan, sedangkan hari Pendidikan Nasional adalah mulainya tonggak perjuangan Bangsa indonesia melalui Ki Hajar Dewantara untuk mendapatkan hak-hak pendidikan ditengah-tengah penjajahan belanda dan diperingatilah Hari Pendidikan Nasional tiap-tiap tgl 2 Mei setiap tahunnya yang adalah hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, dan tanggal 2 Mei 2015 kita memperingati hari PENDIDIKAN NASIONAL hari bsar dalam negara kita Indonesia dan juga HARI RAYA SARASWATI Bagi umat Hindu di bali.
Meskipun secara apapun kedua hari peringtan ini tidak bisa di artikan secara kesamaan karena keduanya mengandung nilai-nilai tersendiri dan dalam pelaksanaan yang berbeda.

Makna dan inti dari pelaksanaan Hari Raya SARASWATI MAKNA DAN INTI PERAYAAN HARI RAYA SARASWATI

Hari raya Saraswati adalah hari yang penting bagi umat hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan karena Umat Hindu mempercayai hari Saraswati adalah turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia. Hari raya Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Di hari Saraswati biasanya pagi-pagi para siswa sekolah sudah sibuk mempersiapkan upacara sembahyang di sekolah masing-masing, sehabis itu biasanya para siswa melanjutkan sembahyang ke pura-pura lainnya. Di sekolah, di pura, di rumah maupun di perkantoran semua buku, lontar, pustaka-pustaka dan alat-alat tulis di taruh pada suatu tempat untuk diupacarai.Ada mitos "pada hari Saraswati tidak diperbolehkan untuk menulis dan membaca lho" kenapa karena  Hari Raya Saraswati yaitu hari Pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati, jatuh pada tiap-tiap hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Pada hari itu kita umat Hindu merayakan hari yang penting itu. Terutama para pamong dan siswa-siswa khususnya, serta pengabdi-pengabdi ilmu pengetahuan pada umumnya. Dalam legenda digambarkan bahwa Saraswati adalah Dewi/ lstri Brahma. Saraswati adalah Dewi pelindung/ pelimpah pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Berkat anugerah dewi Saraswati, kita menjadi manusia yang beradab dan berkebudayaan. Beliau disimbolkan sebagai seorang dewi yang duduk diatas teratai dengan berwahanakan se-ekor angsa (Hamsa) atau seekor merak, berlengan empat dengan membawa sitar/veena dan ganatri di kedua tangan kanan, tangan kiri membawa pustaka/kitab dan tangan kiri satunya ikut memainkan gitar membawa sitar/veena dan ganatri di kedua tangan kanan, tangan kiri membawa pustaka/kitab dan tangan kiri satunya ikut memainkan veena atau bermudra memberkahi.
Sementara itu

Sejarah hari pendidikan nasional tanggal 2 mei SEJARAH HARI PENDIDIKAN NASIONAL 

Mengapa kok hari pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 mei setiap tahunnya?
Yaitu diambilnya tanggal 2 mei sebagai hari nasional untuk memperingati hari pendidikan nasional atau hardiknas berawal dari tanggal lahir yang dimilki Ki Hajar Dewantara selaku bapak pendidikan nasional indonesia . lalu mengapa harus tanggal lahir beliau yang dijadikan patokan ? beberapa alasan bisa dijadikan arahan mengapa itu bisa terjadi .
Diantaranya karena usaha beliau dalam mencari hak hak bagi rakyat indonesia dalam mendapatkan pendidikan ditengah tengah penjajahan Belanda , sast itu terjadi diskriminasi terhadap warga Indonesia dengan tak boleh belajar , akan tetapi hanya anak anak dari orang Belanda saja yang boleh mengenyam bangku pendidikan .
Atas keadaan itulah , beliau berusaha menentang Belanda dengan kritikan nya dan berbuah pengasingan dirinya ke negara Belanda , akan tetapi sepulangnya dari negri kincir angin , beliau justru mendirikan Taman Siswa , tempat belajarnya anak anak Indonesia tahun 1922 di Jogjakarta .
Sudah jelaskah sejarah dari pendidikan nasional setiap tanggal 2 mei ? kini tinggal kita memaknai nya bagaimana jika datang hari pendidikan nasional , hanya sekedar mengucapkan selamat kah atau bertindak dengan ikut membangun pendidikan karakter di Indonesia ini ?melalui kedua hari raya atau hari besar ini kita hendaknya selalu berusaha untuk memajukan pendidikan bangsa Indonesia agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain
Semoga tulisan ini bermanfaat

Sumber :PMHD Unwar- saraswati
Indobolanews.com - Hardiknas


Honor Kecil, KPUD Bangli Kesulitan Rekrut PPK Dan PPS


Bangli,-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangli mengaku kesulitan merekrut Panitia Pemungutan Suara dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pasalnya, selain karena minat masyarakat Bangli yang kecil juga dipicu minimnya honor yang diberikan. Kondisi ini diperparah adanya Peraturan KPU (PKPU) nomor 3 tahun 2015, yang dalam salah satu klausulnya menyebutkan PPS, PPK dan KPPS yang sudah menjabat selama dua periode tidak boleh mendaftar pada jabatan yang sama. Padahal, KPU sendiri memerlukan orang-orang yang sudah berpengalaman dalam penyelenggaran pemilukada. Hal ini diakui Ketua KPUD Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan didampingi seluruh Anggota KPUD Bangli anggota KPUD Bangli lainnya, Kamis (30/4/2015). Disebutkan, hingga saat ini jumlah pelamar untuk menjadi PPS dan PPK sangat minim sekali. “Dari kouta yang kita butuhkan dimasing-masing kecamatan, pelamarnya masih sangat jauh dari harapan,” tegasnya. Bahkan ada disatu kecamatan, pelamarnya hanya lima orang saja sehingga tidak ada pilihan untuk melakukan penjaringan untuk mendapatkan orang yang benar-benar mempunyai kualitas yang mumpuni, Faktor lain, kata Lidartawan, karena kecilnya honor yang didapat tidak sebanding dengan besarnya tanggungjawab yang harus diemban. “Untuk PPK honornya sekitar 1.250.000 per bulan. Sementara tanggungjawabnya sangat besar sekali. Bahkan jika ada kesalahan bisa masuk penjara,” tegasnya. Sampai saat ini, pelamar untuk PPS dan PPK dimasing-masing kecamatan, seperti di Kecamatan Tembuku pelamarnya 5 orang, Kecamatan Kintamani 6 orang, Kecamatan Susut 9 orang dan Bangli 10 orang. Sementara idealnya, diharapkan pelamarnya lebih dari 10 orang dimasing-masing kecamatan. Disisi lain menyoal syarat untuk calon perorangan, kata dia, mesti bisa memenuhi persyaratan dukungan 8,5 persen dari jumlah penduduk di Bangli. Dengan kata lain, saat ini tercatat jumlah penduduk Bangli sebanyak 261. 425 jiwa. JAdi, diperlukan sebanyak 22.221 dukungan yang harus dikumpulkan bagi calon Bupati yang akan maju melalui jalur independen. Selanjutnya, KPUD akan melakukan verifikasi factual. “Kalau dulu system verikasi yang dilakukan boleh secara sampling. Sekarang jika ada calon dari independen yang maju, maka verifikasi terhadap dukungan yang diajukan itu kita verifikasi semuanya, satu per satu,” pungkasnya.



Sumber http://www.suaradewata.com/index.php/baca-posting/1263/Honor-Kecilkoma-KPUD-Bangli-Kesulitan-Rekrut-PPK-Dan-PPS

MAY DAY , HAL BERBEDA DILAKUKAN BURUH DAN PENGUSAHA DI MAGELANG

May Day, Buruh dan Pengusaha Kelilingi Borobudur 

(Semarang) Jum'at, 1 Mei 2015,- Peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia selalu diwarnai aksi demonstrasi turun ke jalan.

Namun, hal berbeda dilakukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 1 Mei 2015. Ribuan buruh dari berbagai organisasi justru melakukan aksi jalan sehat bersama dengan pengusaha. Peringatan May Day ini diikuti oleh sekitar 5.000 buruh dari 34 perusahaan di kabupaten yang memiliki destinasi wisata Candi Brobudur ini. Uniknya, ratusan pengusaha dan pemerintah daerah Kabupaten Magelang juga tumpah ruah bersama berjalan di sepanjang lima kilometer ruas jalan Borobudur. Di antara ribuan kerumunan para buruh juga tampak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beserta istri Siti Atiqah Ganjar Pranowo. Jalan sehat antara tripartit yakni buruh, pengusaha dan pemerintah ini dilepas langsung Gubernur Ganjar di Jalan Kujon, Mungkid, Magelang. Antusiasme para peserta jalan sehat dalam rangka May Day ini begitu terlihat. Para buruh mengenakan sejumlah atribut seperti ikat kepala dan kaus sesuai dengan organisasi ikatan buruhnya masing-masing. Irwan Nugroho, panitia acara mengatakan, inisiatif jalan sehat bareng antara pengusaha, buruh, dan pemerintah ini dimaksudkan untuk meluruskan paradigma bahwa tiga elemen tersebut sebenarnya harus bergandeng bersama. "Selama ini kan tersekat-sekat antara buruh dan pemerintah. Kalau kayak gini kan santai, cair, bisa bergandeng bersama," kata dia kepada VIVA co.id. Dalam acara ini dibagikan pula sejumlah doorprize, hadiah tertinggi berupa sepeda motor dan sepeda gunung serta sejumlah hadiah menarik lainnya. Hiburan tarian tradisional khas seniman lokal Magelang juga turut meramaikan May Day ini. Koordinator lapangan jalan sehat May Day tersebut, Slamet Dumbari, menambahkan, jika selama ini aksi May Day dilakukan dengan demonstrasi, maka kali ini penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan hal positif. "Jalan sehat dan diskusi juga bisa menjadi lebih efektif," ujar Slamet.

Tuntutan buruh 

UMK di Kabupaten Magelang pada 2015 sebesar Rp1,255 juta. Hingga 1 Juli 2015, para buruh masih menanti tuntutannya, yakni agar buruh tercakup dalam jaminan BPJS, sesuai MoU antara serikat pekerja dan buruh dengan Apindo. Dalam acara bersama ini, buruh yang tergabung dari Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan organisasi Industri Garmen Magelang juga menuliskan sejumlah tuntutan. Di antaranya, penolakan outsourcing, penolakan kenaikan upah 2 tahun atau 5 tahun sekali, masukkan buruh dalam BPJS, angkat guru honorer jadi PNS, kesejahteraan perangkat desa, dan penolakan kenaikan harga BBM.





 © VIVA.co.id
http://m.news.viva.co.id/news/read/620744-may-day--buruh-dan-pengusaha-kelilingi-borobudur

Apresiasi komitmen ketua DPRD Bangli dalam pelestarian lingkungan

Reporter Udit PB - Balibangol 1/05/15


Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli Gerakan Bersama Peduli Lingkungan Danau Lestari di jaba Pura Hulun Danu Desa Songan.
Tidak hanya membersihan enceng Gondok kegiatan yang di laksanakan kemarin kamis 30/4/15 juga dilaksanakan penebaran bibit ikan di areal pura segara ulundanu batur, turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya ketua DPRD kabupaten bangli Ngakan made kuta parwata, PNS  di lingkungan kabupaten Bangli Dan sekolah - sekolah di lingkungan Desa Songan.
Komang Karwijaya saat pelaksanaan kegiatan yang mengaku kebetulan hadir untuk mengapresiasi kegiatan gerakan bersama peduli lingkungan danau lestari yang di selenggarakan Badan Lingkungan hidup Kabupaten bangli mengatakan memang sangat penting kegiatan kegiatan seperti ini apalagi sampai melibatkan masyarakat sekitar agar tetap selalu perduli terhadap lingkungan di sekitar danau batur yang indah ini, dia juga mengatakan perlunya di apresiasi kegiatan seperti ini karena melibatkan para pejabat di Kabupaten Bangli seperti yang di laksanakan oleh ketua DPRD Bangli, "penebaran ikan sendiri bertujuan untuk menjaga kelestarian habitat ikan dan masyarakat diharapkan untuk menjaganya yang sudah mulai tercemar oleh keberadaan enceng gondok" jelasnya.(udt/aw)

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...