4 June 2016

Dari Hasil Pemeriksaan, Korban Penebasan Alami 8 Luka Terbuka

foto korban

Balibangol news, DENPASAR, - Kepala Bagian/SMF  Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Ida Bagus Putu Alit mengatakan bahwa pihaknya menerima jenasah Dewa Gede Artawan, warga Banjar Payuk, Peninjoan, Tembuku, Bangli pada pukul 16.05 WITA, jumat (3/6/2016). Selanjutnya, jenasah yang jadi korban penebasan di di Banjar Dentiyis Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini, dilakukan tindakan pemeriksaan luar (PL)  pada pukul 16.30 WITA.

Dari hasil pemeriksaan itu, pihaknya menemukan delapan luka terbuka yang tersebar di seluruh tubuh Artawan. Luka-luka tersebut berada di bagian dada sebelah kanan, punggung, paha sebelah kanan yang berjumlah dua buah, paha kiri, serta bagian tungkai sebelah kanan. “ Luka-luka tersebut akibat kekerasan senjata tajam. Untuk waktu kematiannya diperkirakan kurang lebih sudah delapan jam,” Katanya saat dihubungi melalui telpon, Jumat (3/6/2016).

Selain itu, kata dr Alit, luka fatal terdapat pada bagian dada sebelah kanan yang mengalami luka tusuk. Diindikasi, luka tersebut yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Berdasarkan gambaran lukanya,  bagian anggota gerak atas (lengan kanan dan kiri) itu merupakan luka tangkasin dan luka bacok. Sementara bagian dada kanan itu menunjukan luka tusuk,” katanya sembari menambahkan jika jenasah korban belum bisa diotopsi karena masih menunggu surat persetujuan dari pihak keluarga.(sumber)

Istri Korban Penebasan Jadi TKI Di India

Keluarga korban saat di Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Jumat (3/6) (foto-Semetonnews)

Balibangol news, DENPASAR, - Kesedihan yang mendalam menyelimuti keluarga Dewa Gede Artawan (30), korban penebasan oleh orang tak dikenal di Banjar Dentiyis Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/6/2016).

Paman korban, Dewa Putu Arjana (40), saat ditemui di Instalasi Forensik RSUP Sanglah mengatakan jika pihak keluarga sangat terkejut ketika mendengar kejadian yang menimpa korban. Kata dia, korban yang berasal dari Banjar Payuk, Peninjoan, Tembuku, Bangli ini sudah berkeluarga dan dikarunia satu orang anak perempuan yang berusia empat setengah tahun. "Dia sudah beristri. Tapi, saat ini istrinya masih jadi TKW di India. " Katanya

Ia juga mengatakan, bahwa keluarga sudah iklas dengan kepergian korban. Namun, keluarga tetap berharap agar Kepolisian bisa menemukan pelaku guna diminta pertanggungjawaban secara hukum. "Kami sudah ikhlas, karena apapun kita lakukan tidak akan mengembalikan orang yang sudah meninggal. Namun, kami tetap meminta keadilan atas kejadian yang menimpanya," katanya

Berdasarkan pantauan di Instalasi Forensik RSUP Sanglah, tampak sejumlah keluarga korban terus berdatangan ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah. Pihak kepolisian pun berjaga-jaga di area parkir kamar jenasah tersebut.

sumber-semetonnews.com

3 June 2016

Inilah Kronologis Tewasnya Anggota Ormas, Korban Ternyata Dari Bangli

situasi di TKP saat kejadian

Balibangol news, GIANYAR, -Satu lagi warga tewas sia-sia. Satu orang anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diduga anggota Laskar Bali tewas bersimbah darah didaerah Sukawati, Gianyar.

Korban Dewa Gede Artawan (30), Banjar Payuk desa Peninjoan Tembuku Bangli,  itu memiliki ciri-ciri kaos berlambang Ormas Laskar Bali dan ditangannya ada tato trisula. infonya, korban Ditebas orang tak dikenal yang menggunakan cadar.

Jenasah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar untuk di otopsi.

Berikut kronologis dari pihak kepolisian terkait peristiwa berdarah yang membuat kita turut prihatin.

Sekitar pkl 11.00. ormas laskar Bali sekiar 150 gunakan ran r4 dan r2 melayat yang ke 2 kali ...kerumah ketua DPC laskar Bali  an Alit Rama karena orang tuanya meninggal dunia..

sekitar pukul 13.30 setelah selasai pengabenan rombongan yang melayat membubarkan diri..sebagian yang menggunakan sepeda motor melewati jalur sukawati...pkl 14.14 wita terjadi ..keributan di simpang 4 batuan ..diawali dengan serempetan sepeda motor...dengan kendaraan roda 4 avansa dan Ran ertiga ..korban yng membawa sepeda motor...dikejar oleh 2 orang memekai cadar salah satu membawa pedang dan terjadi penebasan...yang mengakibatkan korban TEWAS ditempat.

diduga korban salah satu pok ormas LB karena dikaos ada lambang Ormas LB ..dan ditangan ya ada tato trisula.


Korban diburu dua orang bercadar bersenjata pedang dan ditebas di beberapa bagian tubuhnya hingga tewas.

Kematian korban benar-benar tidak diduga sebelumnya. Pasalnya, berdasar kronologis kejadian, korban bersama teman-temannya

saat itu sedang melayat ke rumah ketua ormas di Gianyar, Nyoman Alit Sutarya alias Alit Rama di Banjar Sengguan Kangin, Kelurahan Gianyar.

Dia datang bersama 150-an anggota ormas untuk mengikuti upacara pengabenan alm Wayan Bajra, orang tua Alit Rama.


Bahkan, beberapa pentolan ormas ikut hadir. Mereka datang mengendarai 30 unit mobil dan 20 unit motor dengan dikawal aparat kepolisian.

Setelah parkir di Lapangan Astina Raya, Gianyar, mereka kemudian menuju rumah duka di Banjar Sengguan Kangin, Gianyar.

Prosesi pengabenan dimulai pukul 10.30 dan berakhir kurang lebih pukul 13.30. Setelah selesai pengabenan, mereka kembali kumpul di Lapangan Astina dan pulang ke rumahnya masing-masing.

Saat itulah insiden memilukan itu terjadi. Saat melintas di simpang empat Batuan, tepatnya di rumah Made Wandiana alias Made Suweja, korban diburu dua orang bersenjata pedang.

Korban kemudian ditebas di sekujur tubuh dan tewas di tempat kejadian. Insiden tersebut dibenarkan Kapolres Gianyar AKBP Waluya.

“Benar, korban diserempet mobil lalu dikejar dan ditebas dua orang bercadar,” ujar AKBP Waluya.(sumber)




Lagi, Bentrok Antarormas Kembali Pecah, Satu Tewas



Balibangol news, GIANYAR, – Bentrok antarormas yang melibatkan dua ormas besar di Bali (Laskar Bali dan Baladika) kembali pecah Jumat (3/6) siang. Akibat bentrok, satu orang anggota ormas tewas.

Menurut informasi, bentrok pecah saat 150-an anggota ormas LB melayat ke rumah Ketua DPC LB Alit Rama yang orang tuanya meninggal dunia.

Dengan mengendarai mobil dan motor, mereka kemudian mengiringi jenazah orangtua Alit Rama yang diaben di setra setempat.

Selesai mengikuti prosesi ngaben, sekitar pukul 13.30 Wita, mereka membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

Salah satu tujuannya adalah jalur Sukawati, Gianyar. Apes, pada pukul 14.14 Wita terjadi keributan di simpang empat Batuan Gianyar.

“Keributan terjadi diawali dengan serempetan sepeda motor dengan kendaraan roda empat,” ujar saksi di TKP.


Korban yang belum diketahui namanya ini kemudian dikejar dua orang yang memakai cadar dan membawa senjata pedang.

Dari arah belakang, korban kemudian ditebas di bagian lengan, kaki dan tubuh. Korban yang memakai kaos bergambar lambang ormas LB dan tato trisula pun tumbang dan tewas di tempat.

Pasca olah TKP, korban kemudian dibawa ke RS Sanglah. “Ya, benar terjadi penebasan anggota ormas di Gianyar.

Kami sekarang menuju ke RS Sanglah untuk proses penyelidikan,” ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Nainggolan Jumat siang.

sumber-http://radarbali.jawapos.com/read/2016/06/03/2570/bentrok-antarormas-kembali-pecah-satu-tewas/2

Demo Truk Blokir Jalan Kintamani Dibubarkan Aparat

Kapolres Bangli saat bubarkan barisan truk

Balibangol news, BANGLI, Sopir Truk berdemo di jalan obyek Wisata penelokan terkait larangan pemda terkait  tidak diperbolehkannya truk pengangkut material melewati simpang tiga penelokan dan dialihkan ke simpang tiga Culali Batur Selatan, untuk kenyamanan pengunjung / wisatawan yang berwisata ke kintamani. Pembubaran Demo Langsung dipimpin oleh Kapolres Bangli dimana para pendemo tersebut tidak berizin dan mengganggu kegiatan masyarakat .

Ratusan pendemo inipun segera dibubarkan oleh kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Danang Beny,K.S.Ik bersama Kabag Ops Kompol  I Komang Kardika SH, Anggota Dalmas dan Polsek Kintamani  membubarkan Demo Sopir Truk di Jalan Obyek Wisata Penelokan Jumat  3/05/2016 di jalan obyek wisata penelokan

Pendemo melaksanakan blokir Jalan dengan memarkir truk di tengah hal tersebut mengganggung dan membuat macet di jalan penelokan.  Begitu Kapolres Bangli beserta anggota  datang sopir truk langsung menindak tegas sopir truk untuk membubarkan diri. Kapolres Bangli menyarankan agar Kegiatan tersebut dilaksanakan harus sesuai prosedur dengan izin dan tempat yang sesuai untuk menyampaikan inspirasi. Selama pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar.

sumber-http://polda-bali.com/berita-bangli-kapolres-bangli-membubarkan-demo-sopir-truk-yang-tidak-berizin.html


2 June 2016

Membuat Sendiri Alat Pengukur Kesuburan Tanah


Balibangol news, PERTANIAN, - Ini dia cara membuat alat pengukur kesuburan tanah.

Alat dan Bahan:
1. Kabel 2 Meter
2. Kop Lampu
3. Lampu pijar (minimal 40 watt)
4. Selotip
5. Wadah Untuk Tanah Uji Coba
 Cara Kerja:
1. Rangkai alat-alat diatas menjadi seperti berikut:

2. Perhatikan: semua media tanah dicampur air.

Coba perhatikan jika sebagai media konduktor menggunakan tanah gersang, tanah subur, dan pupuk cair organik? Silahkan anda simpulkan sendiri.

Sumber:

http://www.gerbangpertanian.com/2011/10/alat-sederhana-pengukur-kesuburan-tanah.html

http://adepsr.blogspot.com/2012/06/cara-sederhana-mengukur-kualitas-tanah.html

http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/05/04/cara-mengetahui-kesuburan-tanah-pertanian-552937.html

Ini Alat Pengukur Kesuburan Tanah

alat pengukur kesuburan tanah

Balibangol news, PERTANIAN, - Mengukur kesuburan tanah bisa juga menggunakan alat yang sedikit legbih canggih, adalah dengan menggunakan sebuah alat hasil rakitan . Alat ini menggunakan sistem kelistrikan yang sederhana. Asas kerjanya adalah bahwa tanah yang subur mengandung banyak mineral dan unsur hara, sehingga merupakan penghantar listrik yang baik. Sedangkan tanah yang tandus hanya sedikit atau tidak menghantarkan listrik sama sekali.



Cara menggunakan alat pengukur kesuburan tanah:

Ambil segenggam tanah yang akan kita uji. Masukkan kedalam gelas dan tambahkan air murni/ air mineral sampai macak-macak. Aduk-aduk sampai merata (homogen)
Ambil alat penguji kesuburan tanah pasang lampu bohlam 100 watt (bukan lampu TL), dan masukkan jack ke stop kontak.

Tancapkan ujung alat penguji kesuburan tanah ke dalam gelas yang berisi tanah yang akan kita uji tersebut.
Semakin terang nyala lampu tersebut berarti semakin subur tanah kita.
Jika nyala lampu redup atau bahkan tidak menyala sama sekali kita harus menambahkan pupuk organik ke lahan kita agar kesuburannya bisa kembali.

Hati-hati ketika jack menancap pada stop kontak!! Jangan memegang besi ujung alat pengukur kesuburan tanah atau yang terhubung olehnya. Contoh: Jangan menyentuh tanah dan air beserta pengaduknya ketika sedang diukur kesuburannya (ketika ujung alat masih menancap di tanah tersebut).

Kesuburan tanah sangat erat kaitannya dengan kandungan bahan organik tanah. Semakin banyak bahan organik yang terkandung dalam tanah maka akan semakin subur tanah tersebut. Sehingga jika terjadi permasalahan kesuburan pada tanah kita sosusinya tentu pupuk organik. Untuk menjelaskannya coba lihat uji coba sederhana dari Maspary berikut ini:

Kami mengambil dua genggam tanah dari pekarangan, kemudian kami masukkan masing-masing dalam gelas yang berbeda. Yang satu tanpa organik (kiri) dan yang satunya lagi kami campur pupuk organik (kanan).


Lalu kami melakukan tes uji coba terhadap kedua tanah tersebut.
Tanah yang tanpa organik menyala sangat redup


Tanah yang kami campur dengan pupuk organik menyala dengan sangat terang.


Dan telah mencoba merangkai alat sederhana pengukur kesuburan tanah tersebut dengan sangat praktis, rapih, aman karena rangkaian listrik tertutup oleh plastik paralon yang berkualitas semua (tidak ada rangkaian yang bocor), ringan dan simple (mudah dimasukkan dalam tas dan dibawa kemana-mana). Selain itu alat tersebut juga dirangkai dan di disign sangat kokoh sehingga akan tahan goncangan dan sangat awet digunakan bertahun-tahun. Spesifikasi alat tersebut : Panjang 30 cm, Lebar 18 cm dan berat 325 gr. Sehingga sangat pas digunakan para kelompok tani, penyuluh atau para praktisi pertanian yang lain.(sumber)

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...