15 September 2016

Kapal Fast Boat Meledak Di Padang Bay, Satu Wisatawan Tewas


Balibangol news, KARANGASEM, - Seorang wisatawan asing dikabarkan tewas setelah fast boat Gili Cat II meledak di perairan Karangasem, Kamis (15/09/2016) Pukul 09.35 WITA. Korban tewas itu karena duduk di bagian atas mesin fast boat yang rencanannya akan mengantarkan 35 tamu asing berlibur ke Gili Terawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut keterangan saksi, kapal yang berangkat dari Pelabuhan Rakyat Padangbai, Karangasem, tersebut dinahkodai Totok Waseso dengan empat anak buah kapal (ABK) itu meledak setelah beberapa menit berlayar atau 200 meter dari Pelabuhan Rakyat Padangbai.

Informasi terbaru ada 14 korban luka yang kesemuanya duduk dekat kemudi.
Sedangkan warga negara asing yang tewas mengalam luka di sekujur tubuhnya. Bahkan, korban luka berat yang dirujuk ke Denpasar, RSUD Kkungkung, dan RS penta, kakinya putus akibat ledakan tersebut. "Pemeriksaan dan pengamanan lokasi kami lakukan," kata Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso.

Berdasar manifeat kapal, penumpang terbanyak adalah warga negara Inggris berjumlah 17 orang, sedangkan Itali dan Prancis masing-masing 4 orang, dan Portugal dua orang. Kini para ABK diminta keterangan di Mapolsek Padangbai.

Sumber, semetonnews.com

Sempat Unggul 2Gol Lewat Pinalti, Akhirnya Tim Nas U19 Menyerah 3-2 Atas Thailand U 19


Balibangol news, BERITA BOLA,- Timnas Indonesia U-19 kembali gagal mendapatkan hasil positif dalam lanjutan Piala AFF U-19 di Vietnam. Pada pertandingan kedua melawan Thailand, Timnas U-19 kalah dengan skor 3-2.
Dua gol Indonesia diborong oleh Dimas Drajad. Sementara tiga gol Thailand dicetak oleh Sittichok Paso (dua gol) dan Kanitsribumphen Worachit.

Pasukan yang dilatih oleh Eduard Tjong sejatinya memulai pertandingan dengan cukup baik. Pada menit ke-16, Indonesia sudah unggul dua gol. Kedua gol tercipta lewat eksekusi penalti Dimas Drajad.

Setelah dua gol tersebut, Thailand mengambil alih permainan. Penguasaan bola mereka sangat baik dan terukur. Gol Sittichok Paso pada menit ke-33 memperkecil kedudukan pada pertama dengan skor 2-1.

Negeri Gajah Putih langsung menggebrak pada babak kedua. Satu menit laga berjalan, Sittichok Paso mencetak gol penyama kedudukan. Pemain Thailand semakin nyaman memainkan penguasaan bola.

Kanitsribumphen Worachit akhirnya membuat Thailand unggul pada menit ke-54. Tak ada tambahan gol lagi hingga pertandingan usai. Indonesia kalah dengan skor 3-2.

Ini merupakan kekalahan kedua bagi Pandi Lestaluhu dan kolega. Peluang Indonesia untuk bisa lolos ke babak selanjutnya semakin menipis. Pada pertandingan selanjutnya Indonesia akan melawan Australia U-19. (bola.net

12 September 2016

Petani Yang Mulai di Lupakan di Indonesia Namun Populer Di Luar Negeri

Foto, lustrasi Balibangol news

Balibangol news, PERTANIAN, - Bagi orang Indonesia bertani dikatakan sebagai profesi rendahan, anak yang memiliki orang tua petani kerapkali menjadi minder ketika di tanya teman sekolahnya. Padahal sebenarnya pekerjaan seorang petani adalah yang terbaik dan paling berjasa bagi dunia.

Di Indonesia sendiri, bertani mulai banyak ditinggalkan orang tua yang berprofesi sebagai petani lebih memilih untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah di kota besar dan berharap mendapatkan pekerjaan yang layak ketimbang menjadi petani seperti orang tuanya. Padahal jika di telaah menjadi petani adalah hal yang sangat membanggakan. Profesi petani sangat penting sebagai penyetok pangan. Bayangkan jika 50 tahun ke depan bahan makanan semakin susah didapatkan karena hanya sedikit yang mau jadi petani.

Kondisi perekonomian petani di Indonesia banyak yang mengkhawatirkan karena banyak yang hanya menjadi penggarap alias tidak memiliki tanah sendiri. Belum lagi jika gagal panen akibat bencana alam atau terserang hama.

Berbeda dengan di Indonesia, petani di Amerika, Eropa, dan Jepang terbilang sejahtera. Mereka menjalankan usaha pertanian dengan menggunakan peralatan modern seperti traktor dan huller, mengelola hasil pertanian sendiri, hingga memasarkan dan mengemas seperti pelaku ekonomi pada umumnya.

Tak heran jika petani di luar negeri bisa punya tanah berhektar-hektar dan hidup sangat sejahtera. Di Jepang misalnya, para petani dilindungi oleh JA atau Japan Agriculture. Para petani yang tergabung dalam JA tidak perlu khawatir karena arena hasil tani yang dikelola atau dijual kepada JA mendapat subsidi dari pemerintah.

Petani tidak perlu cemas saat harga beras melonjak tinggi, karena pemerintah bisa menekannya pada harga pasaran normal sehingga konsumen masih bisa membelinya. Begitu pula sebaliknya saat harga jatuh, petani tak perlu takut pendapatan mengecil karena harga yang dijual adalah harga pasaran.

Sumber, http://www.anakregular.com/2016/08/pekerjaan-rendah-namun-bergengsi-di-luar-negeri.html?m=1

11 September 2016

Bali United Di Cukur Habis 4-0 PBFC


Balibangol news, BERITA BOLA,- Bali United Tak Mampu berbuat banyak dalam laga tandangnya kali ini mereka harus tertunduk malu akibat kekalahan yang begitu telak, Pusamania Borneo FC berpesta gol saat menjamu Bali United dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) hari Minggu, 11 September 2016. Publik Stadion Segiri disuguhi kemenangan telak 4-0 atas tim tamu.

PBFC berhasil menjebol gawang Bali United pada menit ke-22. Sundulan melambung Jefri Kurniawan ke pojok atas gawang Bali United gagal dihentikan kiper, Rully Desrian. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, PBFC makin ganas dan sukses menggandakan keunggulannya di menit ke-59. Memanfaatkan blunder bek Bali United, Terens Puhiri mencocor bola untuk buat skor jadi 2-0.

Menit ke-71, Terens Puhiri kembali jadi momok bagi pertahanan Bali United. Lewat skema serangan balik, pemain mungil ini mampu menyelesaikan sodoran Pedro Javier Velasquez dengan tendangan first time untuk membuat skor kembali berubah 3-0.

Tiga menit kemudian, hampir saja gawang Bali United kembali kebobolan. Beruntung tendangan Pedro Javier kali ini bisa ditepis Rully Desrian sehingga berbuah sepak pojok.


Tetapi, gol keempat PBFC akhirnya hadir juga di menit ke-77. Kerja sama apik antara Sutan Samma dan Pedro Javier mampu dituntaskan Lerby Aliandry dengan sundulannya di mulut gawang.

Dalam 10 menit akhir pertandingan, Bali United lebih menguasai jalannya pertandingan. Tetapi, bola kerap kali terlepas saat skema berjalan di lini tengah menuju depan. Skor 4-0 untuk PBFC pun bertahan sampai bubaran.

Dengan kemenangan ini, PBFC naik ke peringkat sembilan klasemen sementara TSC dengan total 26 poin dari 18 pertandingan. Sementara Bali United tertahan di peringkat 11 dengan 24 poin dari 19 laga.

Susunan Pemain:
Pusamania Borneo FC: Dian Agus Prasetyo, Zulkifli Syukur, Leonard Tupamahu, Firly Apriansyah, Diego Michiels, Hendra Ridwan, Flavio Beck Junior, Jefri Kurniawan (Sutan Samma 76'), Terens Puhiri, Edilson Tavares, Pedro Javier Velazquez

Bali United: Rully Desrian, Hasyim Kipuw, Ahn Byung Keon, Abdul Rahman, Ricky Fajrin, Fadil Sausu (Hendra Sandi 60'), Syakir Sulaiman, Zoran Knezevic, I Gede Sukadana, Nemanja Vidakovic, Daniel Heffernan(sumber)

10 September 2016

TABRAK TRUK DUMP PARKIR, KAKAK BERADIK TEWAS DI TEMAPT



Balibangol news, KARANGASEM,– Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Karangasem-Singaraja, tepatnya di Kilomter 18-19  Dusun Tegalanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (9/9/2016) subuh. Sebuah sepeda motor menghantam keras sebuah truk pengangkut material Galian C yang tengah parkir dipinggir jalan di jalur tersebut. Akibatnya pengendara sepeda motor berikut yang diboncengnya itu tewas ditempat.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.30 wita, saat itu sebuah sepeda motor Honda Vario warna hitam bernomor polisi DK 8902 SA yang dikendarai oleh I Kadek Sumadi (19) dengan membonceng adiknya Ni Komang Suartini (16) asal Banjar Dinas Batudawa Kaja, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah utara yakni dari arah Singaraja menuju Karangasem.

Setiba dilokasi kejadian, diduga karena kondisi masih gelap, jarak pandang pengendara sepeda motor Kadek Sumadi sangat terbatas, sehingga tidak melihat ada kendaraan truk pengangkut material Galian C bernomor polisi DK 9555UL yang tengah parkir dipinggir jalan. Korban pun tidak bisa menghindar dan motornya kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak dengan keras bagian bak belakang truk yang sedang parkir tersebut.

Benturan keras dari arah belakang itu membuat sopir Dump Truk Rudianto asal Genteng, Banyuwangi yang tengah tertidur pulas diruang kemudi itu kaget dan terbangun dari tidurnya. Rudianto lantas bergegas turun untuk mengecek apa yang terjadi, dan betapa kagetnya dia saat melihat dua orang korban pengendara sepeda motor sudah tergeletak dengan kondisi tak sadarkan diri dengan luka pecah dikepala. Sementara sepeda motor korban sampai masuk kebawah belakang truk.

Melihat kejadian itu, sopir truk kebingungan sebelum kemudian menghentikan salah satu truk yang melintas dan menumpang untuk mengamankan diri ke Mapolsek Abang. Sementara sejumlah anggota polisi usai menerima laporan Rudianto, langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian, termasuk membawa kedua korban yang sudah meninggal dunia itu ke RSUD Karangasem.

Sementara itu informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa saat setelah kejadian sejumlah massa dan kedua orang tua pengendara sepeda motor yang menabrak truk datang untuk mencari sopir truk tersebut, untuk menghindari terjadinya amuk massa, sopir truk akhirnya diamankan ke Polres Karangasem. Kejadian kecelakaan maut ini terjadi diduga akibat kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Vario sehingga tidak memperhatikan adanya truk yang sedang parkir dipinggir jalan.

“Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara kasus ini ditangani oleh Sat lantas Polres Karangasem,” tegas Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugitayasa, seizin Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso.

Sumber, suaradewata.com

6 September 2016

Lagi - Lagi Kejadian Sayat Paha, Dayu Komang Jadi Korban

Korban usai mendapat perawatan

Balibangol news, DENPASAR - Lagi  kasus Kasus silet paha yang terjadi Selasa (6/09/2016) membekas kengerian bagi korban Dayu Komang (22) asal Karangasem yang tinggal di Jalan Gelogor Indah, Gelogor Carik, Pemogan Denpasar, Pukul 03.40 WITA. Luka sepanjang 22 centimeter dan mendapat 17 jaritan tentu akan membekas seumur hidup. Meski demikian, netizen Bali mengacungi jempol atas keberanian Dayu Komang mengejar pelaku dari perempatan Taman Pancing sampai dengan Jalan Pulau Talang.

"Pelaku menggunakan helm cerobong, jaket hitam, pakaiannya serba hitam. Sempat terlihat di wilayah Gelogor Carik," kata sumber polisi. Pria misterius bertubuh gempal agak gemuk yang menjadi pelaku silet paha itu terus dikejar petugas. Kuat dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa karena kabarnya sudah ada empat wanita yang menjadi korban aksi sadis pelaku. "Patroli tentu terus ditingkatkan," ujar petugas tadi.

Intel Polresta dan Polsek Denpasar Selatan sejak sore tadi sudah berada d sekitar tempat kejadian perkara depan kos-kosan Pondok Rukun Pemogan, Jalan Tukad Baru Barat untuk mencocokkan ciri-ciri pelaku adakah warga mengenal identitas pria penyilet paha yang menggunakan motor Honda Vario tersebut.(sumber)

4 September 2016

Mabuk Dan Buat Onar Di Cafe, Olo Hancurkan Botol-Botol Bir


Balibangol news GIANYAR, Seroang pria Berinisial KB alias Olo (40) dilaporkan oleh pemilik Kafe Bagus, I Gusti Agung Bagus Adnyana alias Gung Bagus (41) karena telah membuat keonaran dan menghancurkan botol-botol bir di kafe miliknya, Sabtu (3/9) dinihari. Olo mengamuk setelah bersenggolan dengan pengunjung kafe lainnya saat berjoged.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal dari terlapor, KB alias Olo bersama 3 orang rekannya menikmati malam dengan minuman keras jenis bir di Kafe Bagus, Masceti, Blahbatuh. Kira-kira pukul 01.30 wita, saat para pengunjung kafe sedang berjoged diiringi dentuman musik kafe tiba-tiba pelaku memukul salah satu pengunjung. Dengan alasan temannya telah dipukul oleh salah satu pengunjung yang tak dikenal.

Kejadian tersebut sempat dilerai oleh pemilik kafe, namun pelaku malah semakin menjadi-jadi. Olo dan kawan-kawan menghancurkan botol-botol bir di meja pengunjung kafe lainnya, sehingga para pengunjung lari berhamburan keluar kafe. Untuk meredam, pemilik kafe dan penjaga kafe sempat membawa Olo dan kawan-kawan keluar kafe, tetapi diluar pun Olo masih berbuat onar dan mengancam pengunjung. Setelah kejadian tersebut akhirnya pemilik Kafe Bagus, Gusti Agung Bagus melaporkan kejadian pengrusakan tersebut ke polisi.

Kapolres Gianyar, AKBP Waluya SIK, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Awalnya laporan masuk ke Polsek Blahbatuh, namun dilimpahkan ke Polres Gianyar agar kejadian tidak meluas. Pelaku sudah ditangani oleh petugas reskrim untuk dimintai keterangan. "Saat ini laporan kasus pengerusakan sedang ditangani oleh anggota reskrim Polres Gianyar" ungkap AKBP Waluya.

Olo yang berprofesi sebagai satpam sebuah bank ini terancam terancam pidana pasal 406 KUHP tentang pengrusakan barang milik orang lain dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan.

Sumber, suaradewata.com

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...