2 July 2016

Panjangnya Antrean, Enam Puluh Ribu Pemudik Sebrangi Laut Bali


Balibangol nrws, JEMBRANA – Jumlah pemudik hingga H-5 hari raya idul fitri sudah 60 ribu menyebrangi laut selat Bali, namun hingga saat ini antrian panjang masih terus terjadi. Bahkan antrian panjang ini diperkirakan mencapai 5 kilo meter lebih.
Sabrang pemudik mengatakan, antrian panjang ini dimulai dari hutan lindung wilayah Melaya Jembrana hingga pintu masuk Gilimanuk.
Pihaknya mengaku, sudah 11 jam mengantri memasuki wialayah gilimanuk, tetapi hingga saat ini belum masuk.
“Antrianya panjang sekali, saya dari tadi malam, sampai saat ini belum masuk juga,”ungkapnya, di Jembrana, Sabtu (02/7/2016).
Sugeng Purwono Kepala ASDP Gilimanuk mengatakan, jumlah penumpang saat ini ada 60.049 orang sementara tahun 2015 pada momen yang sama hanya itu hanya 57 ribu jiwa.
“Ada kenaikan sekitar 3000 pemudik bila dibandingkan dengan tahun 2015. Sementara ini kami belum melihat apakah hari ini puncak arus mudik, karena kami akan melihat data baru besok pagi,”paparnya.
Sementara untuk jumlah kendaraan roda dua ada 19 ribu roda dua dan ada 6.400 unit kendaraan roda empat mobil, truk.
“Totalnya ada 20 ribu kendaraan yang sudah diangkut menyebrangi laut Bali,”tutupnya.(sumber)

1 July 2016

Listrik Sempat Padam, Dugaan sementara Kebakaran Stan PKB Akibat Arus Pendek

Balibangol news, DENPASAR, - Dugaan awal, percikan api disebabkan arus pendek, ungkap salah satu petugas pemadam di lokasi kejadian. Dugaan itu cukup masuk akal. Berdasar keterangan saksi di TKP, sekitar pukul 19.00, Kamis 30 Juni 2016, listrik memang sempat padam. Sambungan listrik baru menyala sekitar pukul 20.15. Mungkin saja karena jaringan listrik di stand pakaian yang tidak bagus, menimbulkan korsleting listrik. Tapi, itu masih menunggu hasil pemeriksaan tim labfor Polda Bali. (sumber)

Stand PKB Ludes Dilahap Si Jago Merah


Balibangol news, DENPASAR, - Kendati tidak sampai menghanguskan seluruh areal stand pameran yang ada. Namun, kebakaran ini sempat membuat sejumlah penjaga stand dan petugas jaga panik mengingat banyaknya barang-barang dagang tersimpan.

Jumat (01/07/2016) sekitar pukul 03.40 Wita, untuk pertama kalinya terjadi kebakaran di stand areal Pesta Kesenian Bali (PKB) Art Center Denpasar, Bali.

"Sumber pastinya darimana belum tahu, tiba-tiba api sudah terlihat besar. Posisi persisnya ada di stand wilayah areal Banjar Kedaton," ujar salah seorang pedagang di kalangan stand pameran, pagi tadi.

Kepanikan sejumlah pedagang terlihat, ketika petugas pemadam meminta para pedagang untuk keluar dan melarang masuk ke areal stand. Dikhawatirkan terjebak oleh api yang sangat cepat melalap setiap stand yang terbuat dari bahan bangunan triplek, kayu dan bambu.

Pantauan di lokasi, lebih dari sembilan unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api.

Hingga pukul 07.00 Wita pagi, beberapa unit mobil pemadam masih terlihat berjaga jaga  untuk menjaga kemungkinan api kembali muncul dari kepulan asap dan melakukan proses pendinginan.

Dikonfirmasi kepada Kepala BPBD Provinsi Bali, Dewa Indra mengatakan, terkait jumlah kios dan penyebab kebakaran ini terjadi, hingga saat ini belum masih dilakukan penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan, penyebab kebakaran dan kita masih melakukan proses pendataan berapa jumlah kios yang terbakar," ujarnya.

Pihaknya menyebut jika musibah kebakaran tersebut baru pertama kali terjadi selama event PKB tahunan ini berlangsung.

"Ya ini baru pertama kali terjadi, syukurlah kita cepat tanggap dengan turun ke lapangan tapi karena bahan bangunan terbuat dari triplek, kayu dan bambu maka api dengan cepat melahap semua kios," imbuhnya.

sumber-suaradewata.com

29 June 2016

PAGERWESI, Tradisi Memunjung Di Pemakaman Umat Hindu Di Buleleng

Umat Hindu di Buleleng menghaturkan sesaji diatas pemakaman keluarganya, dalam tradisi Memunjung, di Setra Desa Pakraman Buleleng.Rabu (29/06)

Balibangol news, BULELENG, - Puluhan Umat Hindu di Buleleng memadati areal Kuburan atau Setra Desa Pakraman Buleleng, dalam hari raya Pagerwesi, pada Rabu (29/6/2016) sejak pukul 09.30 wita hingga pukul 11.00 wita. Mereka mengunjungi, anggota keluarga yang sudah meninggal dan di kuburan Buleleng, dengan membawakan sesajen atau sodaan yang ditaruh diatas makam keluarganya.

Kegiatan ini merupakan tradisi memunjung, yang dilakukan saat perayaan besar agama Hindu, baik Pagerwesi, Galungan dan Kuningan dan sudah dijalankan secara turun menurun, sebagai rasa hormat terhadap arwah para leluhur.

Mereka melakukan prosesi doa sembari mengaturkan banten punjungan. Usai sembahyang diatas makam, mereka tidak langsung pulang ke rumah, melainkan mengobrol bersama keluarga di setra, sembari memakan makanan yang tadinya sempat dihaturkan.

"Kalau setiap hari raya, kami selalu membawa punjungan semacam sesaji, berisi banten dan makanan. Usai sembahyang di sanggah kami lanjutkan memunjung ke kuburan Buleleng. Ini makam ibu saya," ujar salah seorang warga, Parwata, di setra Buleleng.

Sementara Klian Desa Adat Desa Pakraman Buleleng, Nyoman Sutrisna menjelaskan, tradisi memunjung ini diperingati setiap hari besar keagamaan Hindu, sejak zaman Mpu Kuturan. Tradisi memunjung ini, sebagai rasa syukur yang dipersembahkan kepada kerabat yang sudah meninggal dan dikubur di Setra Buleleng.

"Mereka bersama keluarga menghaturkan sesaji banten atau memunjung yang di persembahkan kepada keluarga atau kerabat yang meninggal dan dikubur di setra. Setelah selesai sembahyang, makanan dari sesaji itu lalu dinikmati bersama keluarga,"

Diharapkan, melalui hari raya Pagerwesi ini, segala perbuatan, pikiran, dan perkataan, harus berlandaskan niat baik serta tulus ikhlas, sebagai bentuk pengamalan Tri Kaya Parisudha.

sumber-semetonnews.com

Usai Tangkap Ds, Rekontruksi Penebasan Kembali Akan Digelar Meski 3 Pelaku Masih Buron

SUASANA saat Rekontruksi

Balibangol news, GIANYAR, -Usai menangkap DS yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan anggota Ormas Dewa Gede Artawan (31) di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Polres Gianyar tidak lama lagi akan menggelar rekostruksi di lokasi kejadian.

Rekontruksi tatap akan digelar meski masih ada 3 orang yang diduga ikut dalam kasus ini yaitu Mang Degeng, Tutde dan  Bayu belum tertangkap."Untuk melengkapi pemberkasan, rekonstruksi akan segera kami gelar. Terlebih DS yang memiliki peran banyak dalam kejadian ini sudah tertangkap,"ungkap Kapolres Gianyar AKB Waluya, Rabu (29/6/2016).

Disebutkan, hingga kini DS sangat kooperatif menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidk Polres Gianyar. Bahkan, DS mengakaui semuanya perannya sesuai keterangan dari para tersangka dan saksi lainnya.

Tak hanya itu, peran ketiga palaku yang masih dalam pengejaran juga sudah tergambar. Dimana Mang Degeng, ikut turun dari mobil Ertiga dengan tujuan turut mengejar Artawan, namun akhirnya berhenti dan tidak ikut mengejar.

Sementara Bayu  bertugas  mengemudi mobil Ertiga yang membawa DS dan sementara Tutde berada satu mobil bersama tersangka lainnya.Kini tinggal menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dalam gelar rekonstruksi. “Bila tidak ada halangan, dalam waktu dekat ini akan kami gelar. Saya masih menunggu laporan kesiapan dari Kabag Ops” papar Waluya.

Pada kesempatan itu, Waluya memastikan cepat atau lambat ketiga pelaku yang masih buron akan ditangkap. Namun, pihaknya berharap tiga orang itu secara jantan menyerahkan diri. Apalagi, rekan-rekannya semua sudah ditangkap termasuk pimpinannya, yakni DS.

Tambahnya, Dalam rekonstruksi itu, pengamanan akan dibuat berlapis. Personel yang dihadirkan bukan hanya dari Polsek Sukawati dan Polres Gianyar, namun juga Polda Bali seperti dari Brimob dan satuan lainnya.

Pengamanan ketat ini sebagai bentuk antisipasi mengingat aktor atau dalang pembunuhan juga turut dilibatkan. Selain menghadirkan otak pelaku pembunuhan, dalam rekonstruksi nanti juga akan dihadirkan enam tersangka lainnya yaitu I Wayan Buda Artama (24), I Gede Nyoman Sukertayasa (23), I Made Edi Aryanta (30), I Kadek Juniantara (22), Made Putra Mardana (32) dan Samson (31).  (sumber)

28 June 2016

Perangkat Desa Dausa Mundur, Perbekel Rekrut 3 Kaur Dan 5 Tenaga Teknis


Balibangol news,BANGLI, – Kekosongan jabatan yang terjadi pasca mundurnya sejumlah perangkat desa di desa Dausa, Kintamani, Bangli memaksa Kepala Desa Ketut Suriada melakukan perekrutan orang-orang baru. Pasalnya, upaya untuk membujuk tiga Kaur dan Sekdes setempat yang mundur dari jabatannya karena tidak sejalan dengan Kepala Desa setempat, untuk kembali menempati jabatannya gagal dilakukan.

Tindak lanjut dari persoalan tersebut, Perbekel Desa Dausa, Ketut Suriada saat dikonfirmasi, Selasa (28/06/2016) mengaku telah mengisi kekosongan posisi sejumlah kaur di desanya. “Rekrutmen untuk mengisi jabatan Kaur yang kosong sudah kita lakukan. Tadi pagi SK-nya sudah saya teken” terangnya. Dijelaskan, ada delapan warga yang saat itu sekaligus direkrut. Tiga diantaranya ditugaskan untuk mengisi kekosongan posisi kaur yakni Kaur Keuangan, Kaur Pemerintahan dan Kaur Pembangunan. Sementara lima orang lainnya diangkat sebagai tenaga teknis.

Diakui, perekrutan orang-orang baru dilakukan setelah upaya mediasi membujuk perangkat desa yang mundur agar mau kembali bekerja di kantor desa Dausa, gagal dilakukan. “Saya sudah sempat membujuk perangkat desa yang mundur agar mau kembali. Tapi mereka tidak mau dengan berbagai macam alasan. Karena itu, kita merekrut orang-orang baru,” bebernya.

Sementara terkait posisi Sekdes yang juga kosong karena ikut mengundurkan diri, disampaikan, untuk sementara dari pihak Kecamatan Kintamani sudah diberikan dua orang tenaga pendamping untuk membantu pemerintahan di desa Dausa. “Setelah itu baru kita bisa cari sekdes baru. Siapa yang mampu dia yang nanti kita angkat jadi Sekdes,”katanya.  

Lebih lanjut, Suriada juga tak menampik bahwa mundurnya sejumlah kaur termasuk Sekdes tersebut karena sempat ada masalah mis komunikasi dengan dirinya. Hanya saja, meski posisi kaur dan Sekdes di desanya sempat kosong selama lebih dari sebulan, namun pelayanan terhadap masyarakat selama ini,diakuinya tetap lancar dan tidak ada gangguan.

Hal yang sama juga disampaikan  Kepala BPMPD Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra saat dihubungi awak media. “Perekrutan Kaur adalah kewenangan Kepala Desa. Sedangkan untuk Sekdes, untuk sementara sudah diberikan pendampingan dari kecamatan,” jelasnya. Meski demikian, diharapkan, untuk penempatan Sekdes Dausa yang difinitif bisa dilakukan secepat-cepatnya. “Setidaknya dalam sebulan kedepan, itu sudah bisa dilakukan,” imbuhnya.

Sesuai berita sebelumnya, diduga karena terjadi perselisihan dengan Perbekel, empat perangkat desa di Desa Dausa, Kintamani mengundurkan diri dari jabatannya. Yakni, Sekdes Sri Sami, Kaur Keuangan Made Selamet, Kaur Pemerintahan Wayan Wijaya dan Kaur Pembangunan I Ketut Ariasa. Tindak lanjut dari itu, Tim Pembina Desa Pemkab Bangli yang diketuai Kepala BPMPD Bangli Dewa Riana Putra sempat turun langsung ke desa Dausa untuk memfasilitasi persoalan yang terjadi. Selain mengumpulkan para tokoh di desa, tim Pembina Desa juga mencoba mendekati para perangkat desa yang mundur untuk diajak kembali mengabdikan diri demi masyarakat Desa Dausa. Hanya saja, upaya tersebut gagal dilakukan karena perangkat desa tersebut tetap kukuh dengan pendirianya untuk tetap memilih mundur.

sumber-suaradewata.com

27 June 2016

Belum Terkalahkan Di Laga Kandang, Bali United Menang 3-0 atas Tamunya Perseru Serui

Balibangol news, GIANYAR, - Tuan rumah Bali United kembali berkesempatan gelar laga kandang kala menjamu tim asal timur Indonesia, Perseru Serui pada lanjutan ISC 2016 pekan ini. Laga kali ini jelas dimanfaatkan Bali Utd untuk kembali mengemas kemenangan sekaligus lanjutkan tren positif mereka yang belum terkalahkan di laga kandang.

Penampilan armada Indra safri memang tampak trengginas jika tampil di rumah sendiri. terbukti dari dua laga kandang terakhirnya, Bali Utd selalu berhasil raih kemenangan termasuk malam ini yang berhasil mengalahkan Perseru Serui.

Laga ini betul - betul dimanfaatkan untuk meraih hasil poin penuh dengan mengilas tamunya dengan skor akhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Bali United jadi peuntup hasil ISC/TSC 2016 malam ini antara Bali United vs Perseru Serui. Ketiga gol kemenangan tuan rumah Bali Utd masing-masing disumbangkan oleh I Made Wirahadi 28′, Kiko Insa 47′, dan Lucas Patinho di menit ke 68′.(wi/bb)

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...