12 June 2015

Pembunuhan sadis di Bangli, saksi sempat mendengar teriakan dari rumah korban

Bangli,-Kasus dugaan pembunuhan Angeline di Denpasar, Bali, belum usai. Kini muncul lagi kasus kekerasan terhadap anak. Bocah berusia tujuh tahun tewas di tangan seorang anggota Polri. Kejadian tragis itu berlangsung di wilayah Polres Kabupaten Bangli, Bali, pagi ini.

Pelaku adalah anggota Polri bernama I Nyoman Suarsa, 36. Selama ini ia bertugas di Polres Bangli. Ia diduga mengalami gangguan jiwa akut. Peristiwa naas itu terjadi di rumah pelaku di Banjar Apuan Kaja, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Jumat (12/6/2015) pukul 05.00 Wita.

Tidak jelas benar bagaimana kronologi kejadiannya. Seorang saksi mata, I Nyoman Miasa, menjelaskan, sekitar pukul 05.00 Wita terdengar suara teriakan dari rumah pelaku.

"Ketika mendengar teriakan itu. Saya langsung melihat ke sana. Saat itulah saya melihat satu korban sudah berlumuran darah. Sementara pelaku masih ada dalam kamar, terkunci dari dalam kamar," ujar Miasa.

Korban adalah keponakan pelaku bernama Luh Putu Haristyadewi. Bocah perempuan berusia 7 tahun itu merupakan siswi kelas 1 SD di Desa Apuan. Miasa melihat Putu dengan luka sayatan besar di leher dan penuh darah.

Menurut Miasa, juga ada korban lain yang meninggal. Korban tersebut adalah ipar pelaku bernama Ni Komang Sudiani, 35. Ibu rumah tangga tersebut masih berada di kamar bersama pelaku.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memanggil warga untuk mengevakuasi korban. Namun, warga tidak berani mendekat karena pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Beberapa pemuka menghubungi polisi untuk mengamankan pelaku. Kini pelaku sudah diamankan aparat.

Saat kejadian suami korban, yang juga kakak kandung pelaku, tidak berada di rumah. Dia sedang bekerja di kapal ipesiar.

No comments:

Post a Comment

Mecingklak, Permainan Anak SD Tahun 90an Yang Habis Dimakan Jaman

Foto mecingklak Balibangolnews,- Mecingklak merupakan sebuah permainan menggunakan batu krikil yang dilakukan oleh satu orang atau le...