Balibangol,-Ular dalam memakan mangsanya, biasanya akan menelan utuh-utuh. Setelah sebelumnya dimatikan, baik dengan bisa, maupun dengan lilitannya. Dan ular jenis piton, boa dan anaconda membunuh mangsanya dengan lilitan.
Mangsa yang dibunuh biasanya lebih besar dari ukuran mulut mereka, karena disitu terletak keunikan mulut ular. Di mana rahang ular mampu lepas antara bagian atas dan bawahnya, agar mangsa dengan mudah masuk.
Dan biasanya, setelah menelang mangsa, mereka akan beristirahat dalam beberapa waktu hingga semua makanannya tercerna dan habis. Tetapi malang bagi piton yang satu ini, di mana ular tersebut mati sebelum mangsanya tercerna habis.
Ular raksasa ini mati setelah menelan landak seberat 15 kilogram, dan diduga tusukan di bagian dalam perut piton dengan duri tajamnya membunuh ular tersebut.
Ular dengan panjang empat meter tersebut merupakan jenis piton Afrika, dan ia ditemukan mati di bawah tebing berbatu di Lake Eland Game Reserve di Afrika Selatan.
Tim dari konservasi hewan setempat penasaran, lalu membedah ular tersebut, untuk melihat apa yangtelah dimakannya.
"Ini jelas bahwa beberapa duri landak yang tajam telah menusuk saluran pencernaan ular tersebut. Yang mambuatnya mati," kata salah satu tim konservasi yang kami kutip dari Dailymail.
Sementara beberapa predator diperingatkan oleh penampilan landak, sehingga enggan memangsanya. Namun diduga ular ini berburu di malam hari dengan mengandalkan mekanisme sensorik termal atau kimia, untuk menyergap mangsanya.
sumber
No comments:
Post a Comment